<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Susanto dot Com &#187; Windows XP trik</title>
	<atom:link href="http://www.edisusanto.com/tag/windows-xp-trik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edisusanto.com</link>
	<description>Ruang-ku Untuk Berbagi Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2011 22:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Mengembalikan Ikon Desktop Yang Hilang</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mengembalikan-ikon-desktop-yang-hilang/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mengembalikan-ikon-desktop-yang-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 00:44:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1218</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda sudah membuka banyak jendela di satu saat, tentu untuk melihat Desktop menjadi tugas yang sedikit menjengkelkan. Tapi sebetulnya ada 2 alternatif yang bisa anda pakai untuk melihat Desktop anda dalam sekejap. Yang pertama yaitu menekan tombol Windows + M (kombinasi tombol untuk meminimize semua jendela aktif anda) atau mengklik ikon yang sudah di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1219" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/desktop.png" alt="" width="222" height="70" />Jika anda sudah membuka banyak jendela di satu saat, tentu untuk melihat Desktop menjadi tugas yang sedikit menjengkelkan. Tapi sebetulnya ada 2 alternatif yang bisa anda pakai untuk melihat Desktop anda dalam sekejap. Yang pertama yaitu menekan tombol <strong>Windows + M</strong> (kombinasi tombol untuk meminimize semua jendela aktif anda) atau mengklik ikon yang sudah di sediakan oleh Windows XP untuk men-switch ke Desktop dalam satu klik, yaitu ikon <strong>Show Desktop</strong> yang terletak di <strong>Quick Launch</strong> toolbar.<span id="more-1218"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1220" title="Show desktop di quick launch" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/desktop1.jpg" alt="Show desktop di quick launch" width="79" height="35" /></p>
<p>Jika anda terbiasa menggunakan ikon ini dan terhapus dengan tidak sengaja di satu saat, tentu tidak mudah untuk menemukannya atau mengembalikan ikon tersebut kembali.</p>
<p>Untuk itu anda bisa menempuh cara ini:</p>
<ol>
<li>Buka Notepad anda.</li>
<li>Ketik script berikut ini:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;">[Shell]
Command=2
IconFile=explorer.exe,3
[Taskbar]
Command=ToggleDesktop</pre></div></div>

<p><img class="alignnone size-full wp-image-1221" title="tulis script di notepad" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/desktop2.jpg" alt="tulis script di notepad" width="317" height="266" /></li>
<li>Simpan script tersebut, dengan menekan menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Save </strong>(atau tekan kombinasi tombol <strong>Ctrl + S</strong>)<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1222" title="Simpan script" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/dekstop3.jpg" alt="Simpan script" width="318" height="269" /></li>
<li>Arahkan<strong> Save in</strong> ke <strong>Desktop</strong> dan beri nama file: <strong>ShowDekstop.scf</strong> lalu klik tombol <strong>Save</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1223" title="Save ke desktop" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/desktop4.jpg" alt="Save ke desktop" width="350" height="283" /></li>
<li>Buka Desktop anda, lalu klik ikon <strong>ShowDesktop</strong> ke arah <strong>Quick Launch</strong> bar anda.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1224" title="Drag ke quick launch" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/desktop5.jpg" alt="Drag ke quick launch" width="156" height="152" /></li>
<li>Nah sekarang anda bisa menggunakannya.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1225" title="Hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/desktop6.jpg" alt="Hasil" width="82" height="30" /></li>
</ol>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mengembalikan-ikon-desktop-yang-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur Regedit Melalui Visual Basic Script</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mengatur-regedit-melalui-visual-basic-script/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mengatur-regedit-melalui-visual-basic-script/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 12:40:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic Script]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1195</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya berkali-kali koq saya mengotak-atik Registry Editor. Tapi ngga papa sih biar artikel tentang pengelolaan Registry Editor bisa semakin lengkap. Kalau di artikel sebelumnya saya membahas tentang mematikan dan membuka Registry Editor melalui perintah reg, kali ini saya akan menulis bagaimana membuka dan memblok Registry Editor melalui Visual Basic Script. Seperti yang rekan-rekan ketahui bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1196" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs.jpg" alt="" width="184" height="120" />Rasanya berkali-kali koq saya <a href="http://www.edisusanto.com/membuka-regedit-yang-terkunci/http://">mengotak-atik</a> Registry Editor. Tapi ngga papa sih biar artikel tentang pengelolaan Registry Editor bisa semakin lengkap. Kalau di artikel sebelumnya saya membahas tentang mematikan dan membuka Registry Editor melalui perintah <code>reg</code>, kali ini saya akan menulis bagaimana membuka dan memblok Registry Editor melalui Visual Basic Script. Seperti yang rekan-rekan ketahui bahwa Windows bisa mengeksekusi langsung alias interpreter dari coding yang di tulis dalam format Visual Basic dan di simpan dengan ekstensi <code>.vbs</code>, tentu di samping <code>.exe</code>, <code>.bat</code>, dan <code>.com</code>. Dan tentu sebagai bahasa yang di rancang sendiri oleh Microsoft, tentu Visual Basic Script memiliki <em>function</em> untuk mengakses langsung ke data Registry kita.<span id="more-1195"></span></p>
<p>Nah, <em>function</em> inilah yang akan kita gunakan untuk mengatur script kita kali ini. Tertarik? Ikuti langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Buka notepad anda, dengan klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketik <code>notepad</code> lalu tekan<strong> Enter</strong> (rekan-rekan boleh menggunakan cara lain untuk membukanya).</li>
<li><em>Copy &#8211; Paste</em> code di bawah ini ke dalam Notepad.

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> my_reg  
atur_regedit()  
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> atur_regedit()  
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> my_reg=WScript.<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">CreateObject</span>(<span style="color: #800000;">&quot;wscript.shell&quot;</span>)  
describe=<span style="color: #800000;">&quot;Ketik 0 atau 1 : &quot;</span> &amp; VbCrLf &amp;_  
             <span style="color: #800000;">&quot;[0] -&gt; Buka Regedit.&quot;</span> &amp; VbCrLf &amp;_  
             <span style="color: #800000;">&quot;[1] -&gt; Blok Regedit.&quot;</span>  
&nbsp;
question=InputBox(describe, <span style="color: #800000;">&quot;Atur Regedit&quot;</span>,0)  
my_reg.RegWrite <span style="color: #800000;">&quot;HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion&quot;</span> &amp;_  
                        <span style="color: #800000;">&quot;\Policies\System\DisableRegistryTools&quot;</span>,question,<span style="color: #800000;">&quot;REG_DWORD&quot;</span>  
&nbsp;
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> question=1 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>  
   MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Registry Editor di blok.&quot;</span>,VbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Blok&quot;</span>  
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>  
   <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> question=0 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>  
      Msgbox <span style="color: #800000;">&quot;Registry Editor di buka.&quot;</span>,VbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Buka&quot;</span>  
      my_reg.RegDelete <span style="color: #800000;">&quot;HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion&quot;</span> &amp;_  
                                <span style="color: #800000;">&quot;\Policies\System\DisableRegistryTools&quot;</span>  
   <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>  
      Msgbox <span style="color: #800000;">&quot;Masukan angka 1 dan 0 saja!&quot;</span>,VbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Salah input&quot;</span>  
      atur_regedit()  
   <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>  
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>  
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></div></div>

</li>
<li>Save code itu dengan klik menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Save, </strong>beri nama <code>atur regedit.vbs</code> (bisa anda beri nama anda sendiri tapi ekstensi harus <code>.vbs</code>), pilih <strong>All Files</strong> di pilihan <strong>Save as type</strong> lalu klik tombol <strong>Save</strong>. Jangan lupa arahkan ke folder yang anda ingat.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1197" title="Simpan script" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs1.jpg" alt="Simpan script" width="308" height="66" /></li>
<li>Masuk ke folder dimana anda menyimpan script tersebut, lalu klik ganda file <em>script</em> tadi, kalau dalam kasus saya, saya simpan dengan nama <code>atur regedit.vbs</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1198" title="Klik ganda atur regedit.vbs" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs2.jpg" alt="Klik ganda atur regedit.vbs" width="165" height="68" /></li>
<li>Lalu akan muncul aplikasi hasil interpreter script yang barusan kita buat tadi.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1199" title="Hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs3.jpg" alt="Hasil" width="308" height="137" /></li>
<li>Nah, untuk membuka anda tinggal isi dengan angka <code>0</code> lalu klik tombol <strong>OK</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1200" title="Regedit di buka" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs4.jpg" alt="Regedit di buka" width="192" height="132" /></li>
<li>Dan jika anda memberi angka 1 maka Regedit akan terblok.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1201" title="Regedit terblok" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs5.jpg" alt="Regedit terblok" width="189" height="132" /></li>
<li>Untuk memastikan apakah kita berhasil memblok Registry Editor, buka aja melalui <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketik <code>regedit</code> lalu tekan <strong>Enter</strong>, jika anda mendapat pesan kesalahan berarti <em>script</em> tersebut sudah berhasil.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1202" title="Pesan kesalahan" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs6.jpg" alt="Pesan kesalahan" width="308" height="114" /></li>
</ol>
<p>Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi rekan-rekan.</p>
<ol></ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mengatur-regedit-melalui-visual-basic-script/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menganalisa Startup Item Komputer Kita</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/menganalisa-startup-item-komputer-kita/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/menganalisa-startup-item-komputer-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 23:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1167</guid>
		<description><![CDATA[Semua sistem operasi me-load beberapa aplikasi ketika start-up, termasuk Windows XP. Windows XP memiliki beberapa pos yang berisikan trigger untuk pemuatan aplikasi apa saja yang harus di muat untuk pertama kali. Kalau saya amati pos-pos itu berada di folder startup Start menu, registry key -&#62; HKEY_CURRENT_USER \Software\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion \Run dan HKEY_LOCAL_MACHINE \SOFTWARE \Microsoft \Windows \CurrentVersion [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1168" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/startup.jpg" alt="" width="286" height="114" />Semua sistem operasi me-<em>load</em> beberapa aplikasi ketika <em>start-up</em>, termasuk Windows XP. Windows XP memiliki beberapa pos yang berisikan <em>trigger</em> untuk pemuatan aplikasi apa saja yang harus di muat untuk pertama kali. Kalau saya amati pos-pos itu berada di folder startup Start menu, registry key -&gt; <code>HKEY_CURRENT_USER \Software\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion \Run</code> dan <code>HKEY_LOCAL_MACHINE \SOFTWARE \Microsoft \Windows \CurrentVersion \Run</code> dan jangan lupa di samping itu Windows XP juga mempunyai Services yang jumlahnya tidak sedikit dan yang hampir semuanya di jalankan ketika Windows start-up. Nah, di artikel ini saya akan menuliskan satu aplikasi built-in Windows XP yang dapat memantau semua <em>start-up items</em> dalam satu layar.<span id="more-1167"></span></p>
<p>Jika anda suka mengutak-atik Windows XP, tentu anda sudah tahu aplikasi satu ini. Aplikasi ini bernama System Configuration Utility. Untuk menggunakannya anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketikan <code>msconfig</code> lalu tekan enter.</li>
<li>Anda akan melihat 6 tab di System Configuration Utility ini, yaitu: 
<ul>
<li><strong>General</strong>: Berisikan resume dari konfigurasi kita, apakah semua <em>start-up items</em> di load ataukah tidak.</li>
<li><strong>SYSTEM.INI</strong>: Berisikan dari isi file SYSTEM.INI, file ini terletak di folder Windows anda.</li>
<li><strong>WIN.INI</strong>: Berisikan dari isi file WIN.INI, file ini terletak di folder Windows anda.</li>
<li><strong>BOOT.INI</strong>: Berisikan dari isi file BOOT.INI, file ini terletak di <em>root</em> folder. File ini mengatur konfigurasi <em>start-up</em> anda.</li>
<li><strong>Services</strong>: Berisikan semua service yang ada sistem anda. Disana anda bisa melihat status apakah service ini di jalankan ataukah tidak.</li>
<li><strong>Startup</strong>: Berisikan semua <em>startup items</em> di Windows XP anda. Nah ini yang saya maksud&#8230;<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1169" title="tab msconfig" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/startup1.jpg" alt="tab msconfig" width="345" height="68" /></li>
</ul>
</li>
<li>Untuk menyingkirkan item tertentu dari startup, anda tinggal menghilangkan centang di aplikasi tersebut, lalu klik tombol <strong>Apply</strong> atau <strong>OK</strong>. <br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1170" title="Hilangkan centang buat aplikasi yang buat berat dan tidak penting." src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/startup2.jpg" alt="Hilangkan centang buat aplikasi yang buat berat dan tidak penting." width="400" height="184" /></li>
<li>Lalu anda akan di minta restart komputer.</li>
</ol>
<p>Nah, dengan aplikasi ini tugas kita untuk mengatur <em>startup items</em> di Windows XP kita akan lebih mudah. Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/menganalisa-startup-item-komputer-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ubah Tombol Start Anda</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/ubah-tombol-start-anda/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/ubah-tombol-start-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2009 17:24:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1125</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya akan menulis artikel ini, saya agak ragu. Yang membuat saya ragu, apakah trik ini cukup berguna nanti-nya buat rekan-rekan. Tapi setelah dipikir-pikir, ya ngga papalah, hitung-hitung buat pengetahuan. Tapi bagi anda yang masih menggunakan Windows XP dan sudah bosan dengan tulisan &#8220;start&#8221; di tombol launcher, trik ini mungkin bisa di coba untuk membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1126" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_start.jpg" alt="" width="227" height="67" />Ketika saya akan menulis artikel ini, saya agak ragu. Yang membuat saya ragu, apakah trik ini cukup berguna nanti-nya buat rekan-rekan. Tapi setelah dipikir-pikir, ya ngga papalah, hitung-hitung buat pengetahuan. Tapi bagi anda yang masih menggunakan Windows XP dan sudah bosan dengan tulisan &#8220;start&#8221; di tombol launcher, trik ini mungkin bisa di coba untuk membuat tampilan anda lain daripada yang lain yaitu dengan mengubah tulisan <em>start</em> menjadi tulisan yang anda inginkan. Ya&#8230; memang banyak cara untuk mengubahnya, mulai dari memakai hex editor ato memakai aplikasi-aplikasi <em>tweak</em> di luar sana tapi kita akan mencoba dengan cara yang lain&#8230;<span id="more-1125"></span></p>
<p>Berikut langkah yang harus di lakukan untuk mengubahnya:</p>
<ol>
<li>Kita akan memakai bantuan aplikasi yang bernama <a href="http://angusj.com/resourcehacker/">Resource Hacker</a>. Untuk menggunakannya, <a href="http://delphi.icm.edu.pl/ftp/tools/ResHack.zip">download</a> dulu aplikasi tersebut.</li>
<li>Setelah ter<em>download</em>, unzip atau mekarkan file hasil unduhan tersebut ke folder tersendiri.</li>
<li>Klik ganda file <strong>ResHacker.exe</strong>.</li>
<li>Di Resouce Hacker, klik menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Open</strong>. Di jendela Open file containing resource&#8230; lalu ketikan di File name: <code>%windir%\explorer.exe</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1127" title="Buka file" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_starta.jpg" alt="Buka file" width="403" height="65" /></li>
<li>Setelah keluar data-data resource dari explorer.exe, klik <strong>String Table,</strong> klik <strong>3</strong>7 lalu klik <strong>1033</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1128" title="String Table" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_startb.jpg" alt="String Table" width="126" height="154" /></li>
<li>Lalu lihat di panel sebelah kanan, ubah string <strong>start</strong> (baris nomor 578) menjadi teks anda sendiri tapi saya sarankan jangan terlalu panjang. Lalu klik tombol <strong>Compile Script</strong>. <span style="color: #ff0000;">Ingat jangan lupa klik tombol Compile Script</span>, biasanya trik ini gagal gara-gara kelupaan akan hal ini.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1129" title="Ubah teks dan compile script" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_startc.jpg" alt="Ubah teks dan compile script" width="200" height="150" /></li>
<li>Klik menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Save As</strong>, beri nama sesuai keinginan anda, kalau saya, saya beri nama <code>edi_explorer.exe</code>. Simpan file tersebut di folder <strong>Windows</strong> anda (biasanya sih <strong>C:\Windows</strong>\) lalu klik tombol <strong>Save</strong>. Hati-hati jangan simpan perubahan ini file explorer.exe anda (melalui menu File -&gt; Save), <span style="color: #ff0000;">anda harus simpan ke file lain</span>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1133" title="Save as" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_startf.jpg" alt="Save as" width="400" height="254" /></li>
<li>Setelah itu kita arahkan shell Windows ke file yang baru kita buat tadi, yang telah di ubah teks-nya. Caranya buka Registry Editor dengan klik tombol <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketik <code>regedit</code> lalu tekan tombol <strong>Enter</strong>.</li>
<li>Arahkan kursor anda ke <strong>HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1132" title="Ubah Shell value" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_starte.jpg" alt="Ubah Shell value" width="400" height="71" /></li>
<li>Cari <em>key value</em>: <strong>Shell</strong>. Di situ secara standart tertulis explorer.exe, ubah ke file yang telah kita <em>hack</em> tadi (kalau dalam kasus saya, saya ubah ke <code>edi_explorer.exe</code>).  Untuk mengubah value data-nya tinggal klik ganda key value <strong>Shell</strong>, lalu di kotak <strong>Edit String</strong> isikan nama file-nya.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1130" title="ubah shell" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/t_startd.jpg" alt="ubah shell" width="156" height="125" /></li>
<li>Tutup Registry Editor lalu <em>restart</em> komputer anda.</li>
<li>Jika semua benar, tombol Start anda sudah berganti nama.</li>
</ol>
<p>Semoga bisa sedikit mengusir kebosanan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/ubah-tombol-start-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>43</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Lain Blok Alamat Website</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/cara-lain-blok-alamat-website/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/cara-lain-blok-alamat-website/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 23:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1116</guid>
		<description><![CDATA[Dengan banyaknya situs-situs berbahaya yang berada di dunia maya, saya ingin sekali untuk memblok beberapa situs-situs tersebut. Ada beberapa alasan bagi saya untuk memblok situs tersebut. Karena ada virus worm dan trojan dan karena alasan menjauhkan situs-situs dewasa dari pandangan anak saya. Ada banyak cara memang untuk melakukannya tetapi saya ingin memblok tanpa harus menginstal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1117" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/hosts.jpg" alt="" width="335" height="198" />Dengan banyaknya situs-situs berbahaya yang berada di dunia maya, saya ingin sekali untuk memblok beberapa situs-situs tersebut. Ada beberapa alasan bagi saya untuk memblok situs tersebut. Karena ada virus worm dan trojan dan karena alasan menjauhkan situs-situs dewasa dari pandangan anak saya. Ada banyak cara memang untuk melakukannya tetapi saya ingin memblok tanpa harus menginstal aplikasi lagi. Kalau di Windows Vista sih ada Parental Lock untuk melakukannya dan kalau di Windows XP (di Vista trik ini masih bisa dilakukan), saya cukup menambahkan alamat situs tersebut ke file mapping Windows XP dan membelokan tujuannya ke arah localhost. Sehingga setiap ada request atas alamat tersebut, maka alamat IP nya akan di belokan oleh Windows XP ke alamat yang anda inginkan dalam hal ini kita akan menset nya ke localhost.<span id="more-1116"></span></p>
<p>Untuk melakukannya, berikut langkah yang harus diambil:</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketikan <code>notepad %WINDIR%\system32\drivers\etc\hosts</code> lalu tekan <strong>Enter</strong>.</li>
<li>Lalu tambahkan di baris paling bawah dengan format berikut: <code>127.0.0.1  nama_situs.com</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1118" title="Tambahkan situs yang ingin anda blokir" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/hosts1.jpg" alt="Tambahkan situs yang ingin anda blokir" width="350" height="193" /></li>
<li>Simpan perubahan yang anda lakukan dengan menekan tombol <strong>Ctrl + S</strong> atau klik menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Save</strong>.</li>
<li>Lalu coba kunjungi situs yang anda blokir, maka browser anda akan menampilkan pesan kesalahan koneksi.</li>
</ol>
<p>Semoga bisa bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/cara-lain-blok-alamat-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uninstaller Tersembunyi</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/uninstaller-tersembunyi/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/uninstaller-tersembunyi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 21:02:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Control Panel]]></category>
		<category><![CDATA[Uninstaller]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1106</guid>
		<description><![CDATA[Saya teringat ketika sekitar 7-8 tahun yang lalu ketika saya mencoba Windows XP di bulan-bulan pertama, saya sempat frustasi karena beberapa hal. Hal yang paling saya ingat ketika saya ingin meng-uninstall satu program bawaaan Windows. Karena waktu itu tau sendirilah berapa ukuran hard drive yang sedang popular 7-8 tahun yang lalu. Maksud saya ketika itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1107" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/sysoc_lg.jpg" alt="" width="175" height="131" />Saya teringat ketika sekitar 7-8 tahun yang lalu ketika saya mencoba Windows XP di bulan-bulan pertama, saya sempat frustasi karena beberapa hal. Hal yang paling saya ingat ketika saya ingin meng-<em>uninstall</em> satu program bawaaan Windows. Karena waktu itu tau sendirilah berapa ukuran hard drive yang sedang popular 7-8 tahun yang lalu. Maksud saya ketika itu ingin menghemat space hard drive dari file-file yang tidak berguna dan salah satunya adalah meng-<em>uninstall</em> program yang tidak kita perlukan.<span id="more-1106"></span></p>
<p>Saya jujur aja sih lupa program apa aja yang saya <em>uninstall</em> waktu itu, tapi di artikel ini saya akan mencoba meng-<em>uninstall</em> program permainan Pinball. Kalau anda melihat di daftar program yang bisa disingkirkan di Control Panel (Anda bisa melihat melalui <strong>Start</strong> -&gt;  <strong>Control Panel</strong>, klik ganda <strong>Add or Remove Programs</strong>, klik sidebar <strong>Add/Remove Windows Components</strong>, pilih <strong>Accessories and Utilities</strong> lalu klik tombol <strong>Details&#8230;</strong>), anda tidak mendapati Pinball ada disana. Lalu bagaimana menghapus program satu ini tanpa program utility tambahan?</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1108" title="Pinball tidak ada" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/sysoc.jpg" alt="Pinball tidak ada" width="350" height="272" /></p>
<p>Anda bisa coba cara ini (moga-moga sih bisa hehehe):</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, isikan <code>%windir%\inf\sysoc.inf</code> lalu tekan <strong>Enter</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1109" title="membuka file sysoc.inf" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/sysoc_run.jpg" alt="membuka file sysoc.inf" width="334" height="166" /></li>
<li>Perintah di atas akan membuka file <code>sysoc.inf</code> dimana konfigurasi <em>uninstall</em> untuk program bawaan Windows di simpan. Lalu cari program bawaan Windows yang ingin anda <em>uninstall </em>tetapi tidak terlihat di Control Panel. Dalam kasus ini saya coba akan menghilangkan Pinball. Kalau anda lihat gambar di bawah ini anda bisa menemukan di baris <code>Pinball=ocgen.dll,OcEntry,pinball.inf, HIDE,7</code>. Untuk memunculkan Pinball, hilangkan kata <code>HIDE</code> sehingga menjadi <code>Pinball=ocgen.dll,OcEntry,pinball.inf,,7</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1110" title="Cari program yang ingin di uninstall" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/sysoc1.jpg" alt="Cari program yang ingin di uninstall" width="382" height="54" /></li>
<li>Simpan perubahannya dengan menekan tombol <strong>Ctrl+S</strong> atau melalui menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Save</strong> (biasanya terbuka di Notepad).</li>
<li>Coba lihat lagi di <strong>Control Panel</strong> -&gt; <strong>Add or Remove Programs</strong> -&gt; <strong>Add/Remove Windows Components</strong> -&gt; <strong>Accessories and Utilities</strong> lalu tekan tombol <strong>Details&#8230;</strong>, Pinball sudah ada disana.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1112" title="Pinball sudah muncul" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/sysoc2.jpg" alt="Pinball sudah muncul" width="350" height="178" /></li>
</ol>
<p>Jika anda ingin membatalkan hal ini, tinggal masukan lagi kata <code>HIDE</code> di dalam baris yang anda ubah tadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/uninstaller-tersembunyi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghapus File Tanpa Recycle Bin</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/menghapus-file-tanpa-recycle-bin/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/menghapus-file-tanpa-recycle-bin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 23:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows Vista trik]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1088</guid>
		<description><![CDATA[Baru males buat artikel yang panjang, kali ini saya mau tulis satu trik yang singkat tapi mungkin bisa bermanfaat buat rekan-rekan. Dalam proses menghapus file, biasanya kita akan mengklik file yang akan dihapus lalu menekan tombol Del untuk di kirimkan ke Recycle Bin. Lalu dari Recycle Bin, kita akan klik kanan lalu pilih menu Empty [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1089" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/hapus.jpg" alt="" width="198" height="208" />Baru males buat artikel yang panjang, kali ini saya mau tulis satu trik yang singkat tapi mungkin bisa bermanfaat buat rekan-rekan. Dalam proses menghapus file, biasanya kita akan mengklik file yang akan dihapus lalu menekan tombol Del untuk di kirimkan ke Recycle Bin. Lalu dari Recycle Bin, kita akan klik kanan lalu pilih menu Empty Recycle Bin untuk benar-benar menghapusnya dari dalam hard drive (meskipin masih bisa di recovery). Nah, menurut saya hal ini bertele-tele dan memakan waktu. Ya, memang sih ini jaga-jaga kalau kita salah menghapus file. Tapi saya melihat banyak sebetulnya yang ingin menghapus file tetapi tanpa melalui Recycle Bin dulu, misalnya ketika kita akan menghapus file sampah, tentunya kita ingin file itu segera di hapus tanpa melalui Recycle Bin.<span id="more-1088"></span></p>
<p>Untuk melewati Recycle Bin, setelah mengklik file yang akan dihapus, anda bisa menekan tombol <strong>Shift</strong> lalu tekan tombol <strong>Del</strong>. Kemudian jawab Yes ketika di konfirmasi.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1090" title="Konfirmasi" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/hapus1.jpg" alt="Konfirmasi" width="350" height="116" /></p>
<p>Dengan trik kecil ini, kita ngga perlu melakukan 2 langkah untuk menghapus file yang tidak kita inginkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/menghapus-file-tanpa-recycle-bin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My Computer Di Mode Explore</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/my-computer-di-mode-explore/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/my-computer-di-mode-explore/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 23:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[My Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1062</guid>
		<description><![CDATA[Agak membingungkan ya judul artikel ini? Maksudnya gini, biasanya ketika kita membuka My Computer, kita akan mendapatkan sidebar yang berwarna biru dan berisi ke folder-folder penting bukan mode exploring ke semua drive-drive yang ada. Kalau saya lebih suka ketika saya membuka My Computer maka yang muncul adalah tampilan seperti Windows Explorer, yang mempunyai sidebar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1063" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/my_comp.jpg" alt="" width="210" height="156" />Agak membingungkan ya judul artikel ini? Maksudnya gini, biasanya ketika kita membuka My Computer, kita akan mendapatkan sidebar yang berwarna biru dan berisi ke folder-folder penting bukan mode exploring ke semua drive-drive yang ada. Kalau saya lebih suka ketika saya membuka My Computer maka yang muncul adalah tampilan seperti Windows Explorer, yang mempunyai sidebar yang bisa menavigasi ke seluruh drive-drive di komputer kita.<span id="more-1062"></span></p>
<p>Lebih jelasnya, anda bisa melihat tampilan standart dari My Computer pada gambar di bawah ini:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1064" title="Tampilan standart My Computer" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/my_comp1.jpg" alt="Tampilan standart My Computer" width="400" height="276" /></p>
<p>Jika anda lebih suka My Computer di buka seperti tampilan Windows Explorer (seperti saya), ikuti langkah-langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Di My Computer, klik menu <strong>Tools</strong> -&gt; <strong>Folder Options</strong>.</li>
<li>Di Folder Options, klik tab <strong>File Types</strong> lalu cari Extension: <strong>NONE</strong> dengan File Types: <strong>Folder</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1066" title="File Types" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/my_comp2.jpg" alt="File Types" width="258" height="222" /></li>
<li>Lalu klik tombol <strong>Advanced</strong>.</li>
<li>Di daftar <img src="file:///C:/DOCUME~1/Farrel/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /> pilih <strong>explore</strong> lalu klik tombol <strong>Set as Default</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1067" title="Set Action" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/my_comp3.jpg" alt="Set Action" width="300" height="276" /></li>
<li>Lalu klik tombol <strong>OK</strong> dan tombol <strong>Close</strong> di jendela Folder Options.</li>
<li>Nah, sekarang coba tutup dan buka kembali My Computer anda.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1068" title="Hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/my_comp4.jpg" alt="Hasil" width="350" height="242" /></li>
</ol>
<p>Semoga artikel ini bisa sedikit berguna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/my-computer-di-mode-explore/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mematikan System Restore</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mematikan-system-restore/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mematikan-system-restore/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 23:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[system restore]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1001</guid>
		<description><![CDATA[System Restore adalah salah satu fitur andalan di Windows XP. Dengan System Restore kita dapat membuat restore point agar ketika suatu saat system kita &#8216;berulah&#8217; tidak wajar, kita dapat mengembalikan konfigurasi Windows pada point atau kondisi ketika point itu di buat. Misalnya, saya membuat restore point pada hari ini sebelum saya akan menginstal satu aplikasi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1002" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/srst.jpg" alt="" width="302" height="77" />System Restore adalah salah satu fitur andalan di Windows XP. Dengan System Restore kita dapat membuat <em>restore point</em> agar ketika suatu saat system kita &#8216;berulah&#8217; tidak wajar, kita dapat mengembalikan konfigurasi Windows pada point atau kondisi ketika <em>point</em> itu di buat. Misalnya, saya membuat restore point pada hari ini sebelum saya akan menginstal satu aplikasi, dan ternyata aplikasi baru tersebut membuat system saya tidak beres, maka saya tinggal memanggil restore point yang saya buat tadi, untuk mengembalikan keadaan registry dan konfigurasi Windows yang lainnya seperti sedia kala seperti sebelum aplikasi &#8216;bermasalah&#8217; tadi terinstal.<span id="more-1001"></span></p>
<p>Tapi sayangnya, System Restore sering di manfaatkan oleh virus-virus untuk &#8216;dompleng&#8217; ketika anda me<em>restore</em> <em>point</em> anda. Sehingga meskipun anda sudah membersihkan virus di komputer anda, tapi virus tersebut kadang masih bercokol di file-file restore point sehingga ketika sudah di bersihkan dengan anti virus, virus tersebut akan &#8216;bangkit&#8217; lagi dari <em>restore point</em>. Dan ini sangatlah menjengkelkan.</p>
<p>Saya sering kali memakai PC MAV buatan <a href="http://www.pcmedia.co.id">PC-Media</a> untuk mengatasi virus-virus di komputer saya. Dan bagusnya anti virus buatan anak negeri ini, selain sangat ampuh untuk mengatasi virus-virus lokal, juga PC-MAV akan selalu mengingatkan kita untuk mematikan System Restore terlebih dahulu. Tapi sayangnya, mematikan System Restore terkadang tidak semudah yang di bayangkan, beberapa kali sahabat saya mengeluhkan adanya gangguan ketika akan mematikan System Restore dan apabila anda mengalami hal yang sama, coba 2 alternatif cara mematikan System Restore ini.</p>
<p>Yang pertama adalah cara yang biasa:</p>
<ol>
<li>Klik kanan <strong>My Computer</strong> -&gt; <strong>Properties</strong> atau bisa juga melalui<strong> Start</strong> -&gt; <strong>Control Panel</strong> -&gt; <strong>System</strong>.</li>
<li>Di jendela <strong>System Properties</strong>, klik tab <strong>System Restore</strong>.</li>
<li>Centang opsi <strong>Turn off System Restore</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>OK</strong> untuk untuk mengeksekusi opsi baru ini.</li>
<li>System Restore anda sudah non aktif sekarang.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1004" title="Centang System Restore opsi" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/srst1.jpg" alt="Centang System Restore opsi" width="158" height="35" /></li>
</ol>
<p>Jika cara pertama anda mendapatkan kesulitan dan System Restore masih aktif juga, coba cara &#8216;paksa&#8217; kedua ini:</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketikan <code>gpedit.msc</code> di kotak input lalu tekan tombol Enter.</li>
<li>Di jendela <strong>Group Policy</strong>, arahkan mouse anda untuk menavigasi policy key berikut:
<ul>
<li>Klik Computer Configuration.</li>
<li>Klik Administrative Template.</li>
<li>Klik System.</li>
<li>Klik System Restore.</li>
</ul>
</li>
<li>Nah, didalam System Restore tersebut, ada 2 <em>policies</em> yang harus di <em>enable</em>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1005" title="Nilai awal System Restore" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/srst2.jpg" alt="Nilai awal System Restore" width="254" height="61" /></li>
<li>Seperti yang anda lihat di gambar atas, bahwa <strong>State</strong> untuk kedua setting itu masih <strong>Not configured</strong> semua. Untuk mematikan System Restore secara paksa, anda harus meng-enable Setting: <strong>Turn off System Restore</strong>. Caranya klik ganda setting tersebut, pilih opsi <strong>Enabled</strong> lalu klik tombol <strong>OK</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1006" title="Enabled-kan Turn off System Restore." src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/srst3.jpg" alt="Enabled-kan Turn off System Restore." width="191" height="167" /></li>
<li>Untuk Setting: <strong>Turn off Configuration</strong>, jika anda meng-enabled nya, maka opsi konfigurasi yang ada di System Properties akan menjadi mati sehingga para pengguna komputer anda tidak dapat mengubah setting System Restore dan saya merekomendasikan hal ini.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1007" title="Konfigurasi System Restore mati." src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/srst4.jpg" alt="Konfigurasi System Restore mati." width="379" height="173" /></li>
</ol>
<p>Jika System Restore sudah mati, sekarang tinggal basmi virusnya. Semoga artikel ini bisa sedikit membantu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mematikan-system-restore/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengganti Huruf Drive</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mengganti-huruf-drive/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mengganti-huruf-drive/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 09:14:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=956</guid>
		<description><![CDATA[Kalo kita terbiasa dengan sistem operasi Windows, tentu kita juga sudah terbiasa dengan pelabelan yang di lakukan oleh Windows terhadap drive-drive yang ada di komputer. Entah itu hard drive, CD, DVD, Flash disk, Floppy akan di namai secara urut A:, B:, C: dan seterusnya. Nah, kadang saya agak &#8216;ngganjel&#8217; masalah pelabelan yang kadang tidak urut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-957" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/gan_hur.jpg" alt="" width="233" height="108" />Kalo kita terbiasa dengan sistem operasi Windows, tentu kita juga sudah terbiasa dengan pelabelan yang di lakukan oleh Windows terhadap drive-drive yang ada di komputer. Entah itu hard drive, CD, DVD, Flash disk, Floppy akan di namai secara urut A:, B:, C: dan seterusnya. Nah, kadang saya agak &#8216;ngganjel&#8217; masalah pelabelan yang kadang tidak urut biasanya di sebabkan oleh pemformatan hard drive yang tidak sistematis yang di sebabkan ketika instalasi Windows kita kan di minta untuk membuat partisi, kalau saya mempartisi hard drive sebesar 160GB, biasa saya partisi menjadi tiga. Yang biasanya saya pisah-pisahkan menjadi <span style="color: #ff0000;"><strong>partisi pertama</strong></span>: system, <span style="color: #ff0000;"><strong>partisi kedua</strong></span>: Data dan <span style="color: #ff0000;"><strong>partisi ketiga</strong></span> adalah untuk tempat master atau file installer dari berbagai aplikasi.<span id="more-956"></span></p>
<p>Biasanya ketika instalasi Windows kita akan memformat satu partisi saja lalu secara otomatis akan memasukan ke partisi yang telah di format tersebut dan meninggalkan kedua partisi dalam keadaan tidak terformat. Memang hal ini tidak menjadi masalah sih karena kita bisa memformat setelah Windows terinstal. Cuma, perhatikan&#8230; bahwa pelabelan huruf terhadap partisi-partisi itu akan kacau dengan huruf drive dari CD/DVD <em>drive</em>.</p>
<p>Urutannya biasana menjadi: C:-&gt;hard drive partisi pertama; D:-&gt;CD/DVD drive; E:-&gt; hard drive partisi kedua; F:-&gt; hard drive partisi ketiga. Saya melihat hal itu koq kurang sreg karena saya pikir kalo dibikin C: sampai E: adalah hard drive dan F: untuk CD/DVD drive tentu hal itu lebih enak dilihat. Maka akhirnya saya ingin mengurutkan label-label drive tersebut.</p>
<p>Jika anda juga menginginkan hal yang sama dan belum mengetahui caranya, bisa melihat <em>sharing</em> saya satu ini:</p>
<ol>
<li>Buka <strong>Control Panel</strong>.</li>
<li>Buka <strong>Administrative Tools</strong>.</li>
<li>Buka <strong>Computer Management</strong>.</li>
<li>Klik <strong>Disk Management</strong> di panel sebelah kiri.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-958" title="Disk Management" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/gan_hur1.jpg" alt="Disk Management" width="179" height="94" /></li>
<li>Perhatikan bahwa huruf drive saya tidak berurutan. Hard drive saya mendapat huruf drive C:, E: dan F: sedangkan CD/DVD drive saya mendapatkan huruf D: (yang saya harapkan menjadi huruf untuk partisi kedua hard drive saya).<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-959" title="tampilan awal" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/gan_hur2.jpg" alt="tampilan awal" width="400" height="224" /></li>
<li>Untuk mengganti partisi kedua saya misalnya, saya klik kanan di kotak partisi kedua lalu pilih menu Change Drive Letter and Paths&#8230;<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-960" title="Menu Change Drive Letter and Paths" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/gan_hur3.jpg" alt="Menu Change Drive Letter and Paths" width="314" height="201" /></li>
<li>Di <strong>Change Drive Letter and Paths</strong> form, klik tombol <strong>Change</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-961" title="Change the drive letter" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/gan_hur4.jpg" alt="Change the drive letter" width="300" height="195" /></li>
<li>Lalu pilih huruf yang anda inginkan.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-962" title="Beri label huruf yang anda inginkan" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/gan_hur5.jpg" alt="Beri label huruf yang anda inginkan" width="300" height="268" /></li>
<li>Lalu klik <strong>OK</strong> dan <strong>OK</strong> lagi.</li>
</ol>
<p>Nah dengan cara itu kita dapat mengatur label-label huruf pada drive seperti yang kita inginkan. Untuk tipsnya, biasanya saya &#8216;lempar&#8217; dulu huruf CD/DVD drive saya ke huruf yang &#8216;jauh&#8217; misalnya, Q:. Nah, huruf D kan udah bebas sekarang, lalu saya ganti huruf pada partisi kedua hard drive saya ke D: dan huruf E: pada partisi ketiga hard drive saya.</p>
<p>Semoga cukup membantu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mengganti-huruf-drive/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

