<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Susanto dot Com &#187; Windows trik</title>
	<atom:link href="http://www.edisusanto.com/tag/windows-trik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edisusanto.com</link>
	<description>Ruang-ku Untuk Berbagi Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2011 22:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Mengetahui Jenis BiOS Melalui Registry</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mengetahui-jenis-bios-melalui-registry/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mengetahui-jenis-bios-melalui-registry/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 07:12:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Registry]]></category>
		<category><![CDATA[Windows trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1308</guid>
		<description><![CDATA[BIOS salah satu komponen yang penting dalam sistem komputer. Dengan BIOS inilah hardware kita di atur. BIOS sekarang pun dapat di update sehingga ada peningkatan kinerja dan tambahan menu. Nah, untuk melihat BIOS kita biasanya akan masuk ke menu-nya dengan menekan tombol DEL (biasanya&#8230;) ketika komputer pertama kali di hidupkan. Tentu kalau keperluan kita hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1309" title="bios" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/06/bios.jpg" alt="bios" width="222" height="91" />BIOS salah satu komponen yang penting dalam sistem komputer. Dengan BIOS inilah hardware kita di atur. BIOS sekarang pun dapat di update sehingga ada peningkatan kinerja dan tambahan menu. Nah, untuk melihat BIOS kita biasanya akan masuk ke menu-nya dengan menekan tombol DEL (biasanya&#8230;) ketika komputer pertama kali di hidupkan. Tentu kalau keperluan kita hanya ingin melihat versi dan jenis BIOS-nya hal tersebut kurang praktis, sebetulnya kita bisa melihatnya di Registry Windows kita sehingga ngga perlu lagi restart komputer hanya ingin melihat versi BIOS.<span id="more-1308"></span></p>
<p>Memang kita bisa menggunakan aplikasi-aplikasi <em>3rd party</em> untuk melakukan itu, tapi keliatannya koq mubazir jika kita aplikasi tersebut hanya untuk melihat BIOS.</p>
<p>Untuk melihat BIOS kita, berikut langkah yang harus dilakukan:</p>
<ol>
<li>Buka Registry Editor anda dengan cara klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketik <code>regedit</code> di kotak isian lalu tekan <strong>Enter</strong>.</li>
<li>Navigasi Registry anda ke <em>path</em>: <code>HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System</code>.</li>
<li>Anda bisa melihat versi BIOS anda di value <code>SystemBiosVersion</code>. Juga rekan-rekan bisa melihat tanggal BIOS tersebut di buat di value <code>SystemBiosDate</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1310" title="melihat versi BIOS" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/06/bios1.jpg" alt="melihat versi BIOS" width="400" height="118" /></li>
<li>Oya, Anda juga bisa melihat tipe <em>processor</em> anda di path: <code>HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DESCRIPTION\System\CentralProcessor\0</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1311" title="Processor" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/06/bios2.jpg" alt="Processor" width="400" height="138" /></li>
</ol>
<p>Selamat mencoba&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mengetahui-jenis-bios-melalui-registry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebut Komputer Tanpa Virtual Memory</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/kebut-komputer-tanpa-virtual-memory/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/kebut-komputer-tanpa-virtual-memory/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 20:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1190</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menjalankan prosesnya, Windows (dan kebanyakan sistem operasi yang menggunakan graphical interface) akan mengakali ketersediaan memory secara fisik dengan membuat virtual memory di hard drive kita jika di rasa kebutuhan memory melebihi ukuran dari memory fisik. Virtual memory ini akan membuat swap file di hard drive, kita tahu bahwa kecepatan memory dan hard drive  terpaut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1191" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/vm.jpg" alt="" width="163" height="63" />Dalam menjalankan prosesnya, Windows (dan kebanyakan sistem operasi yang menggunakan graphical interface) akan mengakali ketersediaan memory secara fisik dengan membuat virtual memory di hard drive kita jika di rasa kebutuhan memory melebihi ukuran dari memory fisik. Virtual memory ini akan membuat swap file di hard drive, kita tahu bahwa kecepatan memory dan hard drive  terpaut telalu jauh sehingga hal ini akan menyebabkan lambat proses aplikasi yang sedang berjalan.<span id="more-1190"></span> Tapi dengan semakin murahnya harga memory akhir-akhir ini, semakin banyak user yang mempunyai memory dengan ukuran 1 GB ke atas. Dengan ukuran ini, sebetulnya Windows akan jarang menggunakan virtual memory.</p>
<p>Untuk itu anda bisa mencoba untuk mematikan virtual memory Windows anda, sehingga memaksa Windows selalu menggunakan memory fisik dalam prosesnya.  Sebelumnya pastikan anda memiliki RAM/memory minimal 1 GB dan jika anda bisa mengusahakan memory yang lebih besar maka akan semakin baik. Juga pastikan anda tidak menjalankan aplikasi-aplikasi yang sangat berat.</p>
<p>Tentu, meskipun anda mempunyai RAM 4GB akan menjadi kurang jika anda akan menggunakan komputer tersebut untuk merender di aplikasi 3D dengan tugas yang berukuran bergiga-giga byte.  Untuk mematikan virtual memory, berikut langkah-nya:</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Control Panel</strong>, klik ganda <strong>System</strong>.</li>
<li>Di Sytem Properties, klik tab tombol <strong>Advanced</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>Settings</strong> di frame <strong>Performance</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1192" title="Tombol Settings" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/vm1.jpg" alt="Tombol Settings" width="258" height="71" /></li>
<li>Di Performance Options, klik tab <strong>Advanced</strong>, lalu klik tombol <strong>Change</strong>.</li>
<li>Nah, di jendela Virtual Memory, klik opsi <strong>No paging file</strong> lalu klik tombol <strong>Set</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1193" title="No paging file" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/vm2.jpg" alt="No paging file" width="250" height="135" /></li>
<li>Klik tombol <strong>OK</strong> di jendela-jendela yang terbuka untuk menutup mereka. Jika anda di minta <em>restart</em>, klik <strong>Yes</strong> aja untuk apply perubahan.</li>
</ol>
<p>Menurut pengalaman saya, hard drive saya aktifitasnya menjadi menurun dan kecepatan menjadi lebih baik.</p>
<ol></ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/kebut-komputer-tanpa-virtual-memory/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Salah Satu Cara Mempercepat Booting Windows</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/salah-satu-cara-mempercepat-booting-windows/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/salah-satu-cara-mempercepat-booting-windows/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 23:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1161</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa disebut salah satu cara? Ya, karena untuk mempercepat waktu booting Windows banyak cara untuk melakukannya. Jika, anda mengalami booting lama dengan tanda, lampu hard drive diam untuk beberapa saat, keliatannya trik ini bisa rekan-rekan coba untuk lakukan. Windows XP seperti sistem operasi yang lainnya,  dia akan memeriksa semua peratalan yang tersambung dan mencocokannya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1162" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/hdd_slow.jpg" alt="" width="215" height="85" />Mengapa disebut salah satu cara? Ya, karena untuk mempercepat waktu booting Windows banyak cara untuk melakukannya. Jika, anda mengalami booting lama dengan tanda, lampu hard drive diam untuk beberapa saat, keliatannya trik ini bisa rekan-rekan coba untuk lakukan.<span id="more-1161"></span></p>
<p>Windows XP seperti sistem operasi yang lainnya,  dia akan memeriksa semua peratalan yang tersambung dan mencocokannya dengan driver yang terinstal. Nah, ada satu poin yang saya perhatikan ketika saya merasa Windows XP saya booting memakan waktu terlalu lama yaitu konfigurasi <em>Auto Detect</em> pada controller IDE.</p>
<p>Biasanya, kita hanya mempunyai satu buah hard drive (yang sekarang berukuran sangat besar antara 160 GB &#8211; 1 TB) dan seperti di konfigurasi BIOS, Windows memberikan nilai <em>Auto Detect</em> pada semua <em>port/channel</em> <em>IDE Controller</em> yang tidak terpakai (tidak terpasang hard drive atau CD-ROM/DVD/Bluray drive).</p>
<p>Hal itu akan membuat Windows akan mencoba mendetek tipe device di <em>channel</em> yang sebetulnya kosong itu (kita tahu bahwa setiap satu controller, misalnya Primary mempunyai 2 channel yaitu Master dan Slave), biasanya hal itu terjadi pada channel <em>Slave</em>.</p>
<p>Untuk mempercepat booting, gampang saja&#8230; <em>just make it disable</em>.</p>
<p>Caranya sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Control Panel</strong> -&gt; <strong>System</strong> (bisa juga melalui klik kanan <strong>My Computer</strong> -&gt; <strong>Properties</strong>).</li>
<li>Klik tab <strong>Hardware</strong>.</li>
<li>Klik tombol <strong>Device Manager</strong>.</li>
<li>Klik tanda + pada <strong>IDE ATA/ATAPI controllers</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1163" title="Expand IDE controllers" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/hdd_slow1.jpg" alt="Expand IDE controllers" width="293" height="65" /></li>
<li>Anda akan melihat 2 channel di situ yaitu <strong>Primary IDE Channel</strong> dan <strong>Secondary IDE Channel</strong>. Sekarang coba klik ganda di <strong>Primary IDE Channel</strong>. Lalu klik tab <strong>Advanced Settings</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1164" title="Auto detect di device 1" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/hdd_slow2.jpg" alt="Auto detect di device 1" width="377" height="278" /></li>
<li>Di gambar di atas, anda melihat 2 <em>device</em>. 2 device ini seperti yang saya ceritakan di atas (Device 0=Master dan Device 1=Slave). Seperti di konfigurasi komputer saya, bahwa <strong>Device 1</strong> (<em>Slave</em>) yang tidak terpasang apa-apa terkonfigurasi <strong>Auto Detection</strong>. Dan Windows XP akan mendetek device di channel tersebut padahal sebenarnya tidak ada <em>device</em> yang terpasang! Tugas kita adalah mengubah konfigurasi tersebut ke <strong>None</strong>. Lalu klik tombol OK.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1165" title="Set ke None." src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/hdd_slow3.jpg" alt="Set ke None." width="347" height="109" /></li>
<li>Lakukan juga untuk <strong>Secondary IDE Channel</strong>. Jangan kuatir untuk mengubah ini karena jika ada peralatan yang terpasang, maka anda tidak bisa mengubah konfigurasi nya (di set oleh Windows XP ke disabled mode, di tandai dengan abu-abu).</li>
</ol>
<p>Menurut percobaan saya, hal ini bisa menghemat waktu booting Windows saya sekitar 60-90 detik (tapi hasilnya sangat bervariasi antar komputer). Lumayan sekali kan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/salah-satu-cara-mempercepat-booting-windows/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beri Merk Komputer Anda Sendiri</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/beri-merk-komputer-anda-sendiri/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/beri-merk-komputer-anda-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2009 23:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Windows trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1141</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita membeli komputer branded alias bermerk, biasa kalau kita membuka System Properties (klik Start -&#62; Control Panel -&#62; System), maka merk dan logo perusahaan pembuat komputer teresbut akan muncul disana. Nah, di artikel ini saya akan menuliskan bagaimana membuat hal serupa di komputer kita dengan merk sesuai apa yang kita suka.Nah berikut langkah-langkahnya: Buat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1146" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/ownbrand.jpg" alt="" width="286" height="149" />Kalau kita membeli komputer branded alias bermerk, biasa kalau kita membuka System Properties (klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Control Panel</strong> -&gt; <strong>System</strong>), maka merk dan logo perusahaan pembuat komputer teresbut akan muncul disana. Nah, di artikel ini saya akan menuliskan bagaimana membuat hal serupa di komputer kita dengan merk sesuai apa yang kita suka.<span id="more-1141"></span>Nah berikut langkah-langkahnya:</p>
<ol>
<li>Buat gambar yang kita suka dengan aplikasi image editor favorite anda dan buat dimensi gambar jangan melebihi ukuran 180 x 115 <em>pixels</em>.</li>
<li>Simpan gambar tersebut ke folder <strong>System32 </strong>yang berada di dalam folder <strong>Windows</strong> anda, simpan gambar tersebut dengan nama <strong>oemlogo.bmp</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1145" title="save ke system32" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/ownbrand1a.jpg" alt="save ke system32" width="400" height="60" /></li>
<li>Nah, sekarang kita akan membuat informasi merknya. Buka <strong>notepad</strong> anda, dan ketikan seperti di bawah ini:<br />
<img src="file:///C:/DOCUME~1/Farrel/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" />[General]<br />
<code>Manufacturer=Edi Susanto dot Com<br />
Model=Tempaku bercerita<br />
[Support Information]<br />
Line1=Berbicara tentang komputer<br />
Line2=Aplikasi, internet<br />
Line3=Internet Marketing</code></li>
<li>Tentu anda dapat mengganti nama dan keterangan diatas dengan milik anda sendiri. Lalu save teks tersebut dengan nama <code>oeminfo.ini</code>. Jangan lupa buat <strong>Save as type</strong> ke <strong>All Files</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1144" title="Save teks ke folder system32" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/ownbrand2.jpg" alt="Save teks ke folder system32" width="400" height="80" /></li>
<li>Nah, sekarang coba klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Control Panel</strong> dan klik ganda <strong>System</strong> maka anda akan mendapatkan merk anda disana.</li>
</ol>
<p>Selamat mencoba&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/beri-merk-komputer-anda-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

