<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Susanto dot Com &#187; MySQL</title>
	<atom:link href="http://www.edisusanto.com/tag/mysql/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edisusanto.com</link>
	<description>Ruang-ku Untuk Berbagi Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2011 22:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Menambah Baris Data Baru</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 19:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[database programming]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Recordset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1360</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya tidak menulis artikel tentang dasar-dasar penggunaan SQL programming dalam Visual Basic. Setelah penggunaan syntax SELECT untuk membuka data, kali ini saya akan menulis bagaimana menyimpan data baru di database MySQL kita. Saya akan menulis 2 cara untuk metode penyimpanan, yang pertama adalah melalui obyek recordset dan yang kedua melalui syntax SQL. Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1361" title="insert" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/06/insert.jpg" alt="insert" width="251" height="54" />Sudah lama saya tidak menulis artikel tentang dasar-dasar penggunaan<a href="http://www.edisusanto.com/category/sql-room/"> SQL</a> programming dalam <a href="http://www.edisusanto.com/category/visual-basic/">Visual Basic</a>. Setelah penggunaan <em>syntax</em> <a href="http://www.edisusanto.com/perintah-select/">SELECT</a> untuk membuka data, kali ini saya akan menulis bagaimana menyimpan data baru di database MySQL kita. Saya akan menulis 2 cara untuk metode penyimpanan, yang pertama adalah melalui obyek recordset dan yang kedua melalui <em>syntax</em> SQL.<span id="more-1360"></span></p>
<p>Dalam kasus ini misalnya saya mempunyai sebuah tabel dengan isi <em>field</em>: <strong>no_urut</strong>, <strong>nama_karyawan</strong>, <strong>usia</strong>.</p>
<p>Yang Pertama, melalui obyek recordset.</p>
<ol>
<li>Buat obyek <em>recordset</em> dahulu melalui <em>variable</em>. Tentu rekan-rekan sudah mengetahui hal ini, yaitu Dim rs As New ADODB.Recordset</li>
<li>Untuk menyimpan sebaris data kedalam tabel tersebut adalah sebagai berikut:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;">rs.<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> <span style="color: #800000;">&quot;select * from tbl_karyawan&quot;</span>, Conn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
rs.AddNew
rs.Fields(<span style="color: #800000;">&quot;nama_karyawan&quot;</span>) = <span style="color: #800000;">&quot;Udin&quot;</span>
rs.Fields(<span style="color: #800000;">&quot;usia&quot;</span>) = 16
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> MsgBox(<span style="color: #800000;">&quot;Data akan disimpan?&quot;</span>, vbYesNo) = vbYes <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
     rs.Update
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
     rs.CancelUpdate
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
rs.<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Close</span></pre></div></div>

</li>
<li>Data anda sudah tersimpan.</li>
</ol>
<p>Yang Kedua, melalui syntax SQL</p>
<ol>
<li>Kita akan memakai obyek koneksi anda ke database, artikel lengkap tentang obyek koneksi ke database dapat anda baca di artikel <a href="http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/">ini</a>. Misalnya obyek koneksi kita namai dengan <code>Conn</code>.</li>
<li>Scriptnya secara garis besar seperti ini:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> strUpdate <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
strInsert = <span style="color: #800000;">&quot;INSERT INTO tbl_karyawan(nama_karyawan, usia) VALUES ('Udin', 16)&quot;</span>
Conn.Execute strInsert</pre></div></div>

</li>
<li>Data anda sudah tersimpan.</li>
</ol>
<p>Tentu kedua metode di atas mempunyai kelemahan dan kelebihannya sendiri. Kalau saya pribadi suka memakai cara yang kedua. Tapi semua keputusan di tangan anda. Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimanakah Masa Depan MySQL?</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/bagaimanakah-masa-depan-mysql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/bagaimanakah-masa-depan-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 00:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Oracle]]></category>
		<category><![CDATA[Sun Microsystem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1227</guid>
		<description><![CDATA[Ada berita yang mengejutkan saya hari ini, berita itu adalah Sun Microsystem di beli oleh Oracle! Tentu berita semacam ini memang sudah agak biasa karena krisis global ini. Perusahaan saling merger, perusahaan yang kapital-nya besar membeli yang lebih kecil dan berita-berita semacam itu. Nah, kembali ke berita Oracle membeli Sun Microsystem ini, berita ini selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1228" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/orabuysun.jpg" alt="" width="311" height="124" />Ada <a href="http://www.sun.com/third-party/global/oracle/index.jsp">berita yang mengejutkan</a> saya hari ini, berita itu adalah <a href="http://www.sun.com">Sun Microsystem</a> di beli oleh <a href="http://www.oracle.com">Oracle</a>! Tentu berita semacam ini memang sudah agak biasa karena krisis global ini. Perusahaan saling merger, perusahaan yang kapital-nya besar membeli yang lebih kecil dan berita-berita semacam itu. Nah, kembali ke berita Oracle membeli Sun Microsystem ini, berita ini selain mengejutkan juga mengkuatirkan saya, kenapa? Karena anda pasti sudah tahu Sun Microsystem menaungi banyak produk yang luar biasa. Dan saya memakai beberapa produk-produk itu.<span id="more-1227"></span></p>
<p>Produk Sun yang saya pakai adalah:</p>
<ol>
<li><a href="http://www.netbeans.org/features/">NetBeans</a>, ini adalah editor PHP kesukaan saya. Selain itu jika anda programmer Java, Ruby dan C/C++, NetBeans adalah IDE yang sangat baik.</li>
<li><a href="http://www.mysql.com">MySQL</a>, tentu anda sudah tahu bahwa MySQL sudah mendominasi server-server web hampir di seluruh dunia.</li>
<li><a href="http://www.virtualbox.org">VirtualBox</a>, aplikasi Virtual Machine yang handal dan gratis!</li>
<li><a href="http://www.openoffice.org">OpenOffice</a>, aplikasi office pengganti Microsoft Office yang sangat handal, dan gratis.</li>
<li><a href="http://opensolaris.org/os/">OpenSolaris</a>, distro Linux yang semakin user friendly.</li>
<li>Dan tentu yang satu ini yang akan membuat orang menahan nafas, yaitu <a href="http://www.java.com/en/download/whatis_java.jsp">Java</a>!</li>
</ol>
<p>Kalau anda melihat daftar aplikasi dari Sun favorit itu aja, bisa di bayangkan jika perusahaan yang menaungi mereka semua itu di ambil olek raksasa Oracle yang terbiasa menjual aplikasi database dengan harga yang sangat mahal karena sasaran mereka ada kaum enterprise. Memang tidak semua, karena Oracle juga &#8216;berbaik hati&#8217; dengan menyediakan Oracle XE yang dapat anda unduh gratis, tapi kegelisahaan itu tetap menghinggapi diri saya.</p>
<p>Bayangkan saja jika terjadi jika ada terjadi perubahan &#8216;angin&#8217; di developing dan policy MySQL. Tentu hal tersebut akan mempengaruhi banyak sekali webserver-webserver yang memakai MySQL yang jumlahnya sudah tidak bisa terhitung itu.</p>
<p>Semoga saja sih, semua tetap pada &#8216;tempat&#8217;-nya dan tetap menyediakan aplikasi-aplikasi yang gratis yang dapat dipakai oleh kita semua. Atau bahkan dengan di belinya Sun oleh Oracle, aplikasi-aplikasi itu menuju arah yang lebih baik.</p>
<p>Kita nantikan saja&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/bagaimanakah-masa-depan-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mematikan Fungsi Post Revisions WordPress</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mematikan-fungsi-post-revisions-wordpress/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mematikan-fungsi-post-revisions-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 06:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[post revisions]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[WordPress memang mesin yang handal untuk mengatur blog-blog kita. Banyak sekali fitur yang bisa kita nikmati di dalamnya. Salah satunya adalah Post Revisions. Dengan fitur satu ini, WordPress akan menyimpan setiap perubahan di setiap post atau artikel kita dan kita bisa melihat revisi-revisi itu bahkan kita bisa membandingkan antar revisi. Tapi sayangnya fitur ini akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-666" style="margin: 5px;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/12/logo_rev.jpg" alt="" width="300" height="122" />WordPress memang mesin yang handal untuk mengatur blog-blog kita. Banyak sekali fitur yang bisa kita nikmati di dalamnya. Salah satunya adalah <strong>Post Revisions</strong>. Dengan fitur satu ini, WordPress akan menyimpan setiap perubahan di setiap <em>pos</em>t atau artikel kita dan kita bisa melihat revisi-revisi itu bahkan kita bisa membandingkan antar revisi.<span id="more-665"></span></p>
<p>Tapi sayangnya fitur ini akan memakai space database MySQL anda apalagi kalau anda sering melakukan revisi pada artikel-artikel blog anda. Sesuai dengan apa yang saya alami selama ini, satu artikel minimal saya melakukan 4 kali revisi. Itu artinya saya memakai paling tidak 5 baris dalam table <code>wp_posts</code> di database MySQL saya. Tentu itu pemborosan yang luar biasa, untungnya jumlah post saya baru 175 an, kalo sudah ribuan tentu ada akan ada puluhan baris record yang terbuang sia-sia hanya untuk menyimpan revisi-revisi kita.</p>
<p>Akhirnya saya mencari cara untuk mematikan fitur ini dan akhirnya saya menemukannya, berikut langkah-langkah yang saya tempuh:</p>
<ol>
<li>Edit file <code>wp-config.php</code> anda. Anda bisa menemukan file ini biasanya di folder <code>public_html</code>.</li>
<li>Tambahkan perintah ini: <code>define('WP_POST_REVISIONS', false);<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-667" title="wp_config" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/12/wp_config.jpg" alt="wp_config" width="283" height="67" /> </code></li>
<li>Simpan file <code>wp-config.php</code> anda.</li>
<li>Login ke WordPress admin anda dan coba buat post baru, dan lihat apakah masih ada kolom <strong>Post Revisions</strong> di halaman <em>post</em> anda, kalau anda tidak melihatnya berarti anda sudah berhasil mematikan fitur Post Revisions.</li>
</ol>
<p>Untuk mengaktifkan fitur <strong>Post Revisions</strong> lagi, tinggal edit file <code>wp-config.php</code> anda dan hapus baris: <code>define('WP_POST_REVISIONS', false);</code>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mematikan-fungsi-post-revisions-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshoot Memindah Database</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/troubleshoot-memindah-database/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/troubleshoot-memindah-database/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 23:48:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Joomla]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa saya membuat website di mesin localhost dulu baru kalo sudah mantap saya pindah ke hosting saya. Langkah-langkah standard saya ambil untuk melakukan pemindahan itu, yaitu men-zip semua file CMS saya (saya biasa memakai Joomla) lalu mendump database MySQL-nya. Langkah berikutnya adalah menyalin zip file ke folder public_html saya lalu mengekstrak file terkompresi tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti biasa saya membuat website di mesin <em>localhost </em>dulu baru kalo sudah mantap saya pindah ke hosting saya. Langkah-langkah standard saya ambil untuk melakukan pemindahan itu, yaitu men-zip semua file CMS saya (saya biasa memakai Joomla) lalu men<em>dump</em> database MySQL-nya. Langkah berikutnya adalah menyalin zip file ke folder public_html saya lalu mengekstrak file terkompresi tersebut lalu saya meng-import file dumping MySQL saya baru kemudian menyesuaikan file configuration.php untuk Joomla dan wp-config.php untuk WordPress.<span id="more-524"></span></p>
<p>Penyesuaian yang saya maksud adalah mengubah user dan password untuk koneksi ke MySQL database-nya. Juga jangan lupa buat dulu database baru untuk menampung file dumping tersebut. Kalau saya boleh menyarankan buatlah juga user baru untuk database anda tersebut untuk memudahkan memanage database anda.</p>
<p>Nah di kasus saya ini, saya menampung database Joomla di localhost saya di dalam schema bernama J15-2 dan nama schema di hosting adalah <strong>nama_account_jbaru</strong>. Lalu dengan pede saya membuka <strong>phpMyAdmin</strong> di <strong>cPanel X</strong> saya, klik tab <strong>Import</strong>, klik <strong>Browse</strong> arahkan ke file dumping lalu klik tombol <strong>Go</strong>.</p>
<p>Setelah menunggu 5 menit, eh saya mendapat error dengan pesan bahwa akun MySQL saya tidak cukup priveleges untuk melakukan <em>create schema</em> baru. Setelah pikir-pikir penyebabnya ternyata saya lupa satu hal yang sepele yaitu menghapus perintah SQL di file dumping tersebut yang memerintahkan MySQL untuk membuat database baru J15-2 jika tidak ditemukan. Lalu saya buka file dumping tersebut dengan Notepad++, lalu saya buang perintah ini:<br />
<code>CREATE DATABASE IF NOT EXISTS `j15-2`;<br />
USE `j15-2`;</code><br />
biasanya ini di bagian atas file dumping anda lalu simpan perubahan tersebut. Lakukan import lagi ke database baru saya dan jrenggg&#8230; (norak banget sih&#8230;)&#8230;.</p>
<p>Akhirnya file SQL saya bisa berpindah dengan sukses&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/troubleshoot-memindah-database/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perintah SELECT</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/perintah-select/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/perintah-select/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 22:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SQL Room]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Perintah SQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Setelah anda sudah menguasai penggunaan MySQL Query Browser sebagai tempat &#8216;belajar&#8217; bahasa SQL, di artikel ini saya ingin mendiskusikan dengan anda tentang perintah SELECT ini kemungkinan besar akan kita gunakan sebanyak sebesar 75% dari total kegiatan ber-SQL kita nanti. Dengan perintah SELECT inilah yang memungkinkan kita bisa melihat dan memanipulasi data-data table di MySQL server [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-181 alignleft" style="margin: 5px;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/logo_select.jpg" alt="" width="200" height="100" />Setelah anda sudah menguasai penggunaan MySQL Query Browser sebagai tempat &#8216;belajar&#8217; bahasa SQL, di artikel ini saya ingin mendiskusikan dengan anda tentang perintah SELECT ini kemungkinan besar akan kita gunakan sebanyak sebesar 75% dari total kegiatan ber-SQL kita nanti. Dengan perintah SELECT inilah yang memungkinkan kita bisa melihat dan memanipulasi data-data table di MySQL server nantinya.<span id="more-180"></span><br />
OK, langsung saja. Misal saja kita mempunyai 4 table yaitu:</p>
<ol>
<li> <strong>tbl_master_pelanggan</strong>, yang terdiri dari field-field: kode_pelanggan, nama_pelanggan, alamat, kota, kode_pos, tanggal_masuk.</li>
<li> <strong>tbl_penjualan</strong>, yang terdiri dari field-field: kode_transaksi, tanggal_penjualan, kode_pelanggan, keterangan, modified_date, modified_by.</li>
<li> <strong>tbl_detail_penjualan</strong>, yang terdiri dari field-field: id_trans, kode_penjualan, kode_barang, jumlah, harga_jual, discount.</li>
<li> <strong>tbl_master_barang</strong>, yang terdiri dari field-field: kode_barang, nama_barang, satuan, min_stock, keterangan, lokasi_gambar.</li>
</ol>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-183" title="Contoh Table 1" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/tabel_1.jpg" alt="" width="400" height="70" /></p>
<p>Di sini kita akan membahas bagaimana menampilkan data dari table-table tersebut dengan menggunakan perintah <strong>SELECT</strong>. Untuk syntax perintah dasar <strong>SELECT</strong> sendiri sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="sql" style="font-family:monospace;"><span style="color: #993333; font-weight: bold;">SELECT</span> nama_kolom_1<span style="color: #66cc66;">,</span> nama_kolom_2 <span style="color: #993333; font-weight: bold;">FROM</span> nama_table;</pre></div></div>

<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Kasus 1</strong></span>, saya ingin menampilkan semua data master pelanggan yang terletak di table tbl_master_pelanggan, maka perintah yang saya ketik di Query Edit adalah sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="sql" style="font-family:monospace;"><span style="color: #993333; font-weight: bold;">SELECT</span> <span style="color: #66cc66;">*</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">FROM</span> tbl_master_pelanggan;</pre></div></div>

<p>Tapi jika saya hanya ingin menampilkan kolom nama_pelanggan dan alamat saja, ketik seperti ini:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="sql" style="font-family:monospace;"><span style="color: #993333; font-weight: bold;">SELECT</span> nama_pelanggan<span style="color: #66cc66;">,</span> alamat <span style="color: #993333; font-weight: bold;">FROM</span> tbl_master_pelanggan;</pre></div></div>

<p>Anda bisa melihat data dengan kriteria tertentu, untuk melakukan itu anda bisa menggunakan tambahan perintah WHERE. Misal anda ingin melihat nama barang (field: nama_barang) yang kata depannya cover, maka perintah yang harus anda ketik adalah sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="sql" style="font-family:monospace;"><span style="color: #993333; font-weight: bold;">SELECT</span> <span style="color: #66cc66;">*</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">FROM</span> tbl_master_pelanggan <span style="color: #993333; font-weight: bold;">WHERE</span> nama_barang <span style="color: #993333; font-weight: bold;">LIKE</span> <span style="color: #ff0000;">'cover%'</span></pre></div></div>

<p>Karena type data dari kolom nama_barang adalah VarChar maka anda harus menambahkan karakter petik tunggal (&#8216;) di dalam keyword nya. Kalau type data-nya adalah integer dan type angka yang lainnya, petik tunggal tidak diperlukan. Untuk mencari semua karakter setelah nama barang cover, saya menggunakan tanda wildcard % supaya MySQL mencari semua data yang kata depannya cover. Dan jika anda menggunakan wil card character, operator yang anda gunakan adalah <strong>LIKE</strong>. Jika tidak anda bisa menggunakan operator sama dengan (=). Untuk manipulasi data angka anda bisa menggunakan operator &lt;, &gt;, =, BETWEEN, &lt;=, &gt;=.</p>
<p><span style="color: #ff0000;"><strong>Kasus 2</strong></span>, saya ingin menampilkan data 2 table yang saling berkaitan. Ini dalam ilmu-nya sering disebutan normalisasi. Dengan normalisasi anda tidak perlu menyimpan data nama-nama pelanggan di dalam transaksi penjualan, cukup kode pelanggan nya saja yang perlu anda simpan, hal ini juga untuk menghindari duplikasi. Untuk menghubungkan dua table atau lebih yang dihubungkan dengan satu kode transaksi yang sudah kita tentukan tadi kita akan menggunakan perintah <strong>INNER JOIN</strong>. Perlu diingat bahwa kode yang akan dipakai untuk normalisasi ini adalah kode transaksi yang tidak terdapat duplikasi data di dalamnya atau sering disebut primary key. Dalam contoh ini saya akan menghubungkan tabel penjualan dan detail item penjualan. Kalau di contoh table saya, menghubungkan table 2 dan 3. Perintah yang kita ketikkan adalah sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="sql" style="font-family:monospace;"><span style="color: #993333; font-weight: bold;">SELECT</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_transaksi<span style="color: #66cc66;">,</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>tanggal_transaksi<span style="color: #66cc66;">,</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_pelanggan<span style="color: #66cc66;">,</span> tp<span style="color: #66cc66;">,</span> keterangan<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_barang<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>jumlah<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>harga_jual<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>discount <span style="color: #993333; font-weight: bold;">FROM</span> tbl_penjualan <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> tp <span style="color: #993333; font-weight: bold;">INNER</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">JOIN</span> tbl_detail_penjualan <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> dtp <span style="color: #993333; font-weight: bold;">ON</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_transaksi<span style="color: #66cc66;">=</span>dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_penjualan;</pre></div></div>

<p>Dari contoh di atas bisa di lihat bahwa nama table bisa di alias-kan untuk memperpendek nama table, deklarasi alias bisa ditentukan di asal table setelah FROM. Untuk penggunaan INNER JOIN jika dilihat dari contoh tersebut juga sangatlah mudah, tinggal ketik table1<strong> INNER JOIN</strong> table 2 <strong>ON</strong> kode_table1=kode_table2. Usahakan dalam syntax SQL yang menggunakan <strong>INNER JOIN</strong> sertakan juga alias-nya selain untuk memperpendek nama table, hal itu juga dapat menghindarkan kita dari &#8216;tabrakan&#8217; nama field/kolom yang sama. Misalnya, table 1 mempunyai field kode_pelanggan dan table 2 juga mempunyai field kode_pelanggan dan jika anda tidak menyertakan aliasnya dengan format alias.nama_kolom, anda akan mendapat masalah di kemudian waktu.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-185" title="Contoh table 2" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/tabel_2.jpg" alt="" width="400" height="148" /></p>
<p>Nah, sekarang saya akan menggabungkan 4 table yang saya perlihatkan diatas. Jika anda melihat dari 4 table tersebut makan korelasi-nya adalah tbl_penjualan dihubungkan dengan tbl_detail_penjualan, lalu 2 table tersebut dihubungkan dengan table tbl_master_pelanggan dan tbl_master_barang. Syntax yang akan saya tulis adalah sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="sql" style="font-family:monospace;"><span style="color: #993333; font-weight: bold;">SELECT</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_transaksi<span style="color: #66cc66;">,</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>tanggal<span style="color: #66cc66;">.</span>transaksi<span style="color: #66cc66;">,</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_pelanggan<span style="color: #66cc66;">,</span> mp<span style="color: #66cc66;">.</span>nama_pelanggan<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_barang<span style="color: #66cc66;">,</span> mb<span style="color: #66cc66;">.</span>nama_barang<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>jumlah<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>harga_jual<span style="color: #66cc66;">,</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>discount<span style="color: #66cc66;">,</span> <span style="color: #66cc66;">&#40;</span>dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>jumlah<span style="color: #66cc66;">*</span>dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>harga_jual<span style="color: #66cc66;">&#41;</span><span style="color: #66cc66;">-</span><span style="color: #66cc66;">&#40;</span><span style="color: #66cc66;">&#40;</span>dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>jumlah<span style="color: #66cc66;">*</span>dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>harga_jual<span style="color: #66cc66;">&#41;</span><span style="color: #66cc66;">-</span>discount<span style="color: #66cc66;">&#41;</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> sub_total
<span style="color: #993333; font-weight: bold;">FROM</span> tbl_penjualan <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> tp <span style="color: #993333; font-weight: bold;">INNER</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">JOIN</span> tbl_detail_penjualan <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> dtp <span style="color: #993333; font-weight: bold;">ON</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_transaksi<span style="color: #66cc66;">=</span>dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_penjualan
<span style="color: #993333; font-weight: bold;">INNER</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">JOIN</span> tbl_master_pelanggan <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> mp <span style="color: #993333; font-weight: bold;">ON</span> tp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_pelanggan<span style="color: #66cc66;">=</span>mp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_pelanggan
<span style="color: #993333; font-weight: bold;">INNER</span> <span style="color: #993333; font-weight: bold;">JOIN</span> tbl_master_barang <span style="color: #993333; font-weight: bold;">AS</span> mb <span style="color: #993333; font-weight: bold;">ON</span> dtp<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_barang<span style="color: #66cc66;">=</span>mb<span style="color: #66cc66;">.</span>kode_barang;</pre></div></div>

<p><img class="alignnone size-full wp-image-186" title="Contoh Table 3" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/tabel_3.jpg" alt="" width="450" height="79" /><br />
Cukup mudah kan? Kita akan belajar lagi untuk perintah-perintah SQL yang lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/perintah-select/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Backup &amp; Restore Database MySQL</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/backup-restore-database-mysql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/backup-restore-database-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 13:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SQL Room]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=177</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda mengelola database server, tentu anda harus tahu juga cara membackup dan merestorenya. Ada beberapa cara sebetulnya untuk melakukan tugas tersebut diatas. Tapi saya lebih suka dengan command line, karena lebih simpel dan cepat. Alat yang digunakan sudah terinstal ketika anda menginstal MySQL server. Jadi anda tinggal menggunakannya. Alat-alat tersebut adalah mysql dan mysqldump. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 5px;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/mysql_backup.jpg" alt="" width="400" height="108" align="left" />Jika anda mengelola database server, tentu anda harus tahu juga cara mem<em>backup</em> dan me<em>restore</em>nya. Ada beberapa cara sebetulnya untuk melakukan tugas tersebut diatas. Tapi saya lebih suka dengan command line, karena lebih simpel dan cepat. Alat yang digunakan sudah terinstal ketika anda menginstal MySQL server. Jadi anda tinggal menggunakannya.<span id="more-177"></span></p>
<p>Alat-alat tersebut adalah <code>mysql</code> dan <code>mysqldump</code>. Ketika anda memilih opsi untuk memasukkan direktori MySQL ke dalam Environment Variable Windows XP ketika mengintal-nya, anda dapat memanggilnya dari direktori mana saja. Jika tidak anda harus masuk ke direktori dimana anda mengintal MySQL.</p>
<p>Standard-nya sih di <strong>Program Files\MySQL\MySQL Server 5.0\bin</strong>. Jadi anda bisa masuk kesana dengan menggunakan perintah <code>cd \Program Files\MySQL\MySQL Server 5.0\bin</code>.</p>
<p>Untuk backup database anda bisa menggunakan <code>mysqldump</code>. Untuk memulainya anda harus masuk ke lingkungan console MS-DOS dulu. Caranya cukup mudah, klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong> lalu ketik <strong>cmd</strong> dan tekan Enter untuk mengeksekusinya. Lalu di prompt, ketikkan mysqldump -u root -p nama_database &gt; name_file_backup.sql. Saya menyarankan anda memakai ekstensi <strong>sql</strong> untuk memudahkan mengenalinya di kemudian hari. Misalnya anda ingin backup database anda yang bernama <strong>wp</strong> dan hasil file tampungan bernama <strong>wp_back.sql</strong>, tinggal ketik di prompt <code>mysqldump -u root -p wp &gt; c:\wp_back.sql</code> lalu tekan Enter. Jangan lupa masukkan password database server anda dulu. Lalu anda akan menjumpai file wp_back.sql di root direktori drive <strong>C</strong>.</p>
<p>Untuk me<em>restore</em>nya anda bisa menggunakan tool <code>mysql</code>. Untuk menggunakannya, ketik <code>mysql -u root -p nama_database &lt; nama_file_backup</code>. Jadi misal anda mempunyai file bernama wp_back.sql dan ingin merestorenya ke database wp, ketika <code>mysql -u root -p wp &lt; c:\wp_back.sql</code> lalu tekan <strong>Enter</strong>. Jangan lupa masukkan password database server anda dulu.</p>
<p>Cukup mudah kan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/backup-restore-database-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Table Di MySQL</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/membuat-table-di-mysql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/membuat-table-di-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 14:22:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SQL Room]]></category>
		<category><![CDATA[Create Table]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[Langkah pertama untuk membuat proyek pemrograman database, tentu adalah mendesign blue print dari aplikasi itu sendiri. Tanpa design yang benar, kita seolah berjalan dengan mata tertutup, asal jalan saja. Tentu akan terjadi tambal sulam disana-sini di kemudian hari. Biasa setelah mendesign suatu program, saya mulai dengan membuat table-table database terlebih dahulu. Nah, kali ini saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/logo.jpg" alt="" align="left" />Langkah pertama untuk membuat proyek pemrograman database, tentu adalah mendesign blue print dari aplikasi itu sendiri. Tanpa design yang benar, kita seolah berjalan dengan mata tertutup, asal jalan saja. Tentu akan terjadi tambal sulam disana-sini di kemudian hari. Biasa setelah mendesign suatu program, saya mulai dengan membuat table-table database terlebih dahulu. Nah, kali ini saya akan mengajak anda berdiskusi tentang table-table di MySQL.<span id="more-173"></span></p>
<p>Sebetulnya dalam pembuatan table-table ada banyak hal yang harus diperhatikan, tapi karena saya juga bukan seorang database administrator yang expert, saya akan menulisanya dalam bahasa versi saya saja. Untuk membuat table, anda perlu untuk membuat schema atau database terlebih dahulu.</p>
<p>Anda bisa membuatnya melalui command line mysql, MySQL Administrator atau MySQL Query Browser. Sebetulnya menurut saya paling enak sih melalui MySQL Administrator. Aplikasinya pun gratis. Anda bisa download aplikasi nya di <a href="http://dev.mysql.com/downloads/gui-tools/" target="_blank">website MySQL</a>.</p>
<p>Proses instalasinya sangatlah mudah, setelah file anda download, tinggal klik ganda file tersebut dan ikuti saja langkah-langkah instalasinya (kali cuman 4-6 klik tombol Next, selesai). Setelah terinstal dengan benar, anda bisa membukanya melalui menu <strong>Start</strong> -&gt; <strong>All Programs</strong> -&gt; <strong>MySQL</strong> -&gt; <strong>MySQL Administrator</strong> atau klik kanan ikon MySQL yang ada di systray dan pilih menu <strong>MySQL Administrator</strong>.</p>
<p>Berikut langkah-langkah simple yang bisa anda ikuti:</p>
<ol>
<li> Login dengan user name dan password anda (jika anda pengguna desktop, biasanya anda akan login sebagai root).<br />
<img title="Login screen" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/login.jpg" alt="Login screen" /></li>
<li>Jika anda belum mempunyai database/schema anda sendiri, buat dulu dengan klik tab <strong>Catalogs</strong>.<br />
<img title="Tab Catalogs" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/catalogs.jpg" alt="tab Catalogs" /></li>
<li>Lalu semua schema yang ada di server anda akan terlihat.<br />
<img title="View Schema" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/view_schema.jpg" alt="View Schema" /></li>
<li>Untuk membuat schema baru, klik kanan di ruang kosong dipanel schemata lalu pilih menu <strong>Create New Schema</strong>.<br />
<img title="Menu Create new schema" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/menu_create_schema.jpg" alt="Menu Create new schema" /></li>
<li>Beri nama schema anda, saran saya beri nama yang mewakili isi database/schema anda.<br />
<img title="Memberi nama schema baru" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/create_schema.jpg" alt="memberi nama schema baru" /></li>
<li>Maka schema anda akan muncul di daftar schemata.</li>
<li>Untuk membuat table baru di schemata anda, klik tombol <strong>Create Table</strong> yang terletak di sebelah bawah.<br />
<img title="Tombol Create Table" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/tombol_create_table.jpg" alt="Tombol Create Table" /></li>
<li>Lalu akan muncul MySQL Table Editor, isi nama table di <strong>Table Name</strong> lalu mulai buat field-field baru sesuai dengan kebutuhan anda. Biasa untuk field pertama adalah <em>Primary Key</em> yang berisi dengan data unik dan tidak ada data kembar didalamnya. Biasanya sih saya memberinya dengan angka <em>integer</em> dan untuk mudahnya pastikan<strong> Auto Inc</strong> kolom anda centang sehingga setiap ada data baru, MySQL akan mengenerate nilai baru yang selalu bertambah secara otomatis. Dan berikutnya tulis field anda, saran saya jika anda membuat suatu field, berikan tipe data yang sesuai dan set panjang data maksimalnya sehingga MySQL akan berhemat resource komputer server anda. Biasanya MySQL set panjang data dengan angka dalam kurung disebelah nama tipe data nya. Misal kalau anda ingin set field nama_karyawan dengan <em>VarChar </em>dan maksimal panjang data adalah 45, ketik <em>VarChar(45)</em> di kolom Datatype.<br />
<img title="Table Editor" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/table_editor.jpg" alt="Table Editor" /></li>
<li>Setelah selesai anda mengetik semua field yang anda perlukan, klik tombol <strong>Apply Changes</strong> lalu anda akan di konfirmasi pembuatan table dalam bahasa SQL nya, klik <strong>Execute </strong>untuk mulai membuat table baru tersebut.<br />
<img title="Konfirmasi" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/confirm.jpg" alt="Konfirmasi" /></li>
<li>Lalu table anda akan terlihat di daftar table.<br />
<img title="Result" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/membuat_table/result.jpg" alt="Result" /></li>
</ol>
<p>Waduh serius sekali ya&#8230; tapi ini adalah dasar dan langkah awal yang harus kita kuasai, jika kita ingin membuat aplikasi dengan database MySQL. Bagaimana pendapat anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/membuat-table-di-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Perintah SQL Menggunakan MySQL</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/belajar-perintah-sql-menggunakan-mysql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/belajar-perintah-sql-menggunakan-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 23:27:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SQL Room]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Perintah SQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda ingin menjadi seorang programmer database, tentu bahasa SQL adalah salah satu bahasa wajib buat anda disamping bahasa pemrograman untuk front-end itu sendiri. Kali ini, saya mencoba untuk menulis artikel tentang cara belajar bahasa SQL menggunakan database MySQL. MySQL mempunyai sebuah aplikasi untuk tempat kita belajar bahasa-bahasa SQL. Dan hebatnya aplikasi itu juga gratis, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px; float: left;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/logo.jpg" alt="" align="left" />Jika anda ingin menjadi seorang programmer database, tentu bahasa SQL adalah salah satu bahasa wajib buat anda disamping bahasa pemrograman untuk front-end itu sendiri. Kali ini, saya mencoba untuk menulis artikel tentang cara belajar bahasa SQL menggunakan database MySQL.<span id="more-172"></span></p>
<p>MySQL mempunyai sebuah aplikasi untuk tempat kita belajar bahasa-bahasa SQL. Dan hebatnya aplikasi itu juga gratis, aplikasi tersebut disebut dengan <strong>MySQL Query Browser</strong>. MySQL Query Browser dapat anda unduh <a href="http://dev.mysql.com/downloads/gui-tools/5.0.html" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Setelah Query Browser di-install, anda dapat memanggilnya melalui <strong>Start -&gt; All Programs -&gt; MySQL -&gt; MySQL Query Browser</strong> atau untuk lebih singkatnya, anda bisa membukanya dengan klik kanan ikon MySQL di systray (dekat jam) lalu klik menu <strong>MySQL Query Browser</strong> (seperti gambar diatas).</p>
<p>Lalu anda akan diminta login dulu, isikan user name dan password anda. Biasanya untuk pemakaian desktop saya lebih suka menggunakan root sebagai user saya dan password untuk root biasanya sudah diminta ketika installasi MySQL Server, jadi anda harus isikan password yang sama dengan password yang anda isikan ketika installasi. Untuk isian <strong>Default Schema</strong> dilayar login, isi dengan nama database anda, jika anda belum punya kosongkan saja dan jika anda dikonfirmasi masalah tersebut, klik <strong>Yes </strong>aja.<br />
<img title="Login Screen" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/login_screen.jpg" alt="Login Screen" /></p>
<p>Setelah Query Browser terbuka, salah satu hal yang dapat membantu anda adalah <strong>tab Schemata</strong>, dengan tab ini anda dapat menjelajahi semua database, table dan field di MySQL Server anda. Dan perlu diingat bahwa sebelum kita memulai menjelajahi suatu database, gunakan perintah <code>use nama_database;</code> atau klik ganda nama schemata nya dulu.<br />
<img title="Tab Schemata" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/schema_data.jpg" alt="Tab Schemata" /></p>
<p>Didekat tab schemata ada tab satu lagi yang sering saya gunakan, yaitu<strong> tab History.</strong> Di tab ini saya bisa memanggil lagi perintah-perintah yang pernah saya gunakan sehingga saya ngga usah ketik lagi perintah-perintah tersebut. Tinggal klik ganda saja, selesai.<br />
<img title="Tab History" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/history.jpg" alt="Tab History" /></p>
<p>Lalu tempat yang &#8216;paling&#8217; penting di Query Browser ini adalah isian <strong>Query Edit</strong>. Disinilah anda dapat mencoba dan belajar memberikan perintah-perintah pada Query Browser ini dengan perintah-perintah dengan bahasa SQL.<br />
<img title="Command bar" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/command_bar.jpg" alt="Command bar" /></p>
<p>Untuk memulai mencoba, ketikkan perintah SQL di kotak Query Edit lalu tekan tombol <strong>Ctrl + Enter</strong> untuk mengeksekusinya (bukan Enter saja, karena Enter akan membuat baris baru).<br />
<img title="Contoh SQL" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/contoh_sql.jpg" alt="Contoh SQL" /></p>
<p>Dan hasilnya pun akan keluar di Result tab atau Tabsheet.<br />
<img title="Hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/query_browser/hasil.jpg" alt="Hasil" /></p>
<p>Nah kini kita bisa mulai mencoba dan belajar perintah-perintah SQL dengan menggunakan MySQL.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/belajar-perintah-sql-menggunakan-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka Data Server MySQL</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/membuka-data-server-mysql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/membuka-data-server-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 00:01:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[ADO]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Recordset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membahas tentang koneksi Visual Basic ke MySQL, sekarang kita akan mendiskusikan tentang cara membuka data dari server setelah kita terkonek/terhubung dengan server MySQL. Sebetulnya cara membuka data ini sama dengan membuka ke server-server database yang lain. Cuman kali ini kita akan fokus dengan MySQL. Langkah pertama yang kita ambil adalah membuat object Recordset dulu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah membahas tentang <a href="http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/">koneksi Visual Basic ke MySQL</a>, sekarang kita akan mendiskusikan tentang cara membuka data dari server setelah kita terkonek/terhubung dengan server MySQL. Sebetulnya cara membuka data ini sama dengan membuka ke server-server database yang lain. Cuman kali ini kita akan fokus dengan MySQL.<span id="more-155"></span></p>
<p>Langkah pertama yang kita ambil adalah membuat object <strong>Recordset</strong> dulu. Lalu Recordset ini lah yang akan kita manipulasi untuk membuka data dari server. Coba kita lihat dari satu prosedur lengkap yang saya tulis ini:</p>

<div class="wp_syntax"><table><tr><td class="line_numbers"><pre>1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
</pre></td><td class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Private</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> edit_data()
<span style="color: #008000;">'/deklarasikan variable-variable yang digunakan
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> rs_edit <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">New</span> ADODB.Recordset
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> kode_trans <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> str_open <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #008000;">'/tautkan variable
</span>kode_trans = Trim(txtkode_barang_masuk.Text)
<span style="color: #008000;">'/set string sql
</span>str_open = <span style="color: #800000;">&quot;SELECT * FROM tbl_barang_masuk WHERE kode_transaksi='&quot;</span> &amp; kode_trans &amp; <span style="color: #800000;">&quot;'&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/buka data
</span><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> rs_edit
    .CursorLocation = adUseClient
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> str_open, myconn, adOpenStatic, adLockReadOnly
    .Requery
    <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> .RecordCount &amp;lt;= 0 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
        MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Kode Transaksi : &quot;</span> &amp; kode_trans &amp; <span style="color: #800000;">&quot; tidak ditemukan!&quot;</span>, vbExclamation, <span style="color: #800000;">&quot;Tidak Ketemu&quot;</span>
        txtkode_barang_masuk.Text = <span style="color: #800000;">&quot;&quot;</span>
    <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
        cmbtgl_trans.Value = .Fields(<span style="color: #800000;">&quot;tgl_trans&quot;</span>).Value
        txtkode_supplier.Text = .Fields(<span style="color: #800000;">&quot;kode_supplier&quot;</span>).Value
    <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #008000;">'/hapus memory
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> rs_edit = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></td></tr></table></div>

<p>Di blok awal deklarasikan dulu variable-variable yang akan anda gunakan, yang paling penting kali ini adalah membuat variable yang memuat <strong>recordset</strong>, yaitu dengan <code>Dim rs_edit As New ADODB.Recordset</code>. Variable recordsetnya jadi saya beri nama rs_edit dan saya memilih <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/ActiveX_Data_Objects" target="_blank"><strong>ADO</strong></a> sebagai <em>object</em> koneksinya (ya iyalah masa hari gini masih pakai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Data_Access_Objects" target="_blank"><strong>DAO</strong></a>) Lalu buat variable untuk membuat SQL string nya, bisa saja langsung ditulis setelah metode <code>Open</code>, tapi saya lebih suka untuk memisahkan untuk debugging jauh lebih bagus. Karena kali ini kita akan membuat data, kita akan gunakan statement SQL: <code>SELECT</code>.</p>
<p>Setelah itu baru kita buka data. Karena MySQL tidak mendukung cursor di server, kita akan letakkan cursor di Client. Jadi tulis <code>.CursorLocation = adUseClient</code> untuk set itu. Di baris selanjutkan kita bisa lihat ada baris untuk membuka data dari SQL statement yang sudah kita buat: <code>.Open str_open, myconn, adOpenStatic, adLockReadOnly</code>.</p>
<p>Biasanya setelah terbuka saya deteksi apakah ada data atau tidak, jika tidak saya akan beritahukan user. Tetapi jika sudah ada datanya, tautkan nilainya ke control anda, seperti baris yang berikut: <code>cmbtgl_trans.Value = .Fields("tgl_trans").Value</code>. Baris adalah mentautkan <em>field</em> <code>tgl_trans</code> ke <strong>DatePicker</strong> yang saya beri nama <code>cmbtgl_trans</code>.</p>
<p>Jika anda hanya ingin membuka dan mentautkan ke control-control disuatu form, anda bisa menghapus variable recordset setelah terpakai untuk menghemat resource. Anda bisa langsung menghancurkan variable tersebut dengan statement <code>Set rs_edit = Nothing</code>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/membuka-data-server-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koneksi Visual Basic 6 Ke MySQL</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 02:01:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic 6]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Sesuai janji saya di artikel ini, saya akan menulis tentang bagaimana aplikasi Visual Basic 6 anda terkoneksi dengan MySQL. Saya beranggapan anda sudah belajar tentang dasar-dasar Visual Basic 6. Artikel ini hanya akan membahas tentang bagaimana Visual Basic 6 dapat berkomunikasi aplikasi database MySQL. Buatlah prosedur baru di form MDI anda atau di Module (dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesuai janji saya di artikel <a href="http://www.edisusanto.com/menggunakan-mysql/">ini</a>, saya akan menulis tentang bagaimana aplikasi Visual Basic 6 anda terkoneksi dengan MySQL. Saya beranggapan anda sudah belajar tentang dasar-dasar Visual Basic 6. Artikel ini hanya akan membahas tentang bagaimana Visual Basic 6 dapat berkomunikasi aplikasi database MySQL.<span id="more-129"></span></p>
<p>Buatlah prosedur baru di form MDI anda atau di Module (dan pastikan kalau di Module, prosedur anda adalah Public sehingga dapat dipanggil dari form utama anda). Berikan nama prosedur itu yang mewakili dengan koneksi anda. Misalnya, buat koneksi.<br />
Prosedur yang saya buat adalah sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Private</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> buat_koneksi()
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> ConnString <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> db_name <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> db_server <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> db_port <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> db_user <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> db_pass <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #008000;">'//error traping
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">On</span> <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Error</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">GoTo</span> buat_koneksi_Error
<span style="color: #008000;">'/isi variable
</span>db_name = <span style="color: #800000;">&quot;databaseku&quot;</span>
db_server = <span style="color: #800000;">&quot;localhost&quot;</span> <span style="color: #008000;">'ganti jika server anda ada di komputer lain
</span>db_port = <span style="color: #800000;">&quot;3306&quot;</span>    <span style="color: #008000;">'default port is 3306
</span>db_user = <span style="color: #800000;">&quot;root&quot;</span>    <span style="color: #008000;">'sebaiknya pakai username lain.
</span>db_pass = <span style="color: #800000;">&quot;password_anda&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/buat connection string
</span>ConnString = <span style="color: #800000;">&quot;DRIVER={MySQL ODBC 3.51 Driver};SERVER=&quot;</span> &amp; db_server &amp; <span style="color: #800000;">&quot;;DATABASE=&quot;</span> &amp; db_name &amp; <span style="color: #800000;">&quot;;UID=&quot;</span> &amp; db_user &amp; <span style="color: #800000;">&quot;;PWD=&quot;</span> &amp; db_pass &amp; <span style="color: #800000;">&quot;;PORT=&quot;</span> &amp; db_port &amp; <span style="color: #800000;">&quot;;OPTION=3&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/buka koneksi
</span><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> Conn
    .ConnectionString = ConnString
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #008000;">'___________________________________________________________
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">On</span> <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Error</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">GoTo</span> 0
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Exit</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span>
&nbsp;
buat_koneksi_Error:
    MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Ada kesalahan dengan server, periksa apakah server sudah berjalan !&quot;</span>, vbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Cek Server&quot;</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></div></div>

<p>Untuk memanggil prosedur itu, cukup panggil di form utama anda (atau form dimana anda mau memulai koneksi anda) dengan mengetik</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">call</span> buka_koneksi</pre></div></div>

<p>atau</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;">buka_koneksi</pre></div></div>

<p>saja.</p>
<p>Dan jangan lupa untuk membuat object <code>Conn</code> dulu dan biasanya variable <code>Conn</code> ini dibuat secara <strong>Public</strong> sehingga bisa dipanggil dimana saja. Biasaya saya buat disuatu Module yang isinya adalah koleksi variable Public. Nyatakan variable tersebut dengan menuliskan:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Public</span> Conn                 <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">New</span> ADODB.Connection</pre></div></div>

<p>Dan seperti biasa, ketika anda menutup aplikasi, anda harus menutup dulu koneksi anda ke MySQL. Biasanya prosedur tutup koneksi ini saya taruh di blok <strong>MDIForm_Unload</strong>.</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> Conn.State = adStateOpen <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Or</span> Conn.State = adStateConnecting <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
   Conn.<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Close</span>
   <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> Conn = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span></pre></div></div>

<p>Nah, itu bagian pertama dalam membuat aplikasi Visual Basic 6 dan MySQL, untuk selanjutnya kita akan berdiskusi tentang cara membuka tabel-tabel yang ada di MySQL.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>160</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

