Hati Sebagai Hamba Di Natal 2008

Ketika saya mau menulis ucapan selamat di hari Natal ini, saya mulai dengan mencari tema apa yang saya ingin sampaikan. Setelah berpikir lama, saya ngga menemukan juga. Akhirnya, setelah melihat-lihat photo tentang Natal di freefoto.com akhirnya ada satu foto yang menggelitik hati saya untuk menampilkan-nya.

Ya, foto yang sangat biasa sekali yang selalu di pakai orang Nasrani ketika merayakan hari Natal yaitu pohon natal dan pernak-pernik-nya. Saya sebagai seorang Nasrani kadang berpikir kenapa hari Natal harus identik dengan warna-warni dan dengan asesoris yang sangat tidak relevan dengan hari ulang tahun Yesus tersebut.

Saya hanya bisa tertawa ketika banyak orang di luar sana mempertanyakan kebenaran tanggal lahir Yesus di tanggal 25 Desember, buat apa di ributkan? Natal bukan-lah sebuah tanggal yang harus di maknai tetapi sebuah peristiwa yang harus di maknai dan di renungkan.

Kenapa harus ada Santa Klaus dan pohon natal dan pernak-pernik-nya? Kenapa harus kemewahan-kemewahan lainnya yang sangat tidak perlu tersebut? Di tambah lagi gemerlap di semua pusat belanja dan di hiasi dengan discount-discount tersebut? Yah, sekarang perayaan hari besar agama termasuk Natal sudah menjadi alat untuk menjual, bergeser jauh sekali dari artinya…

Padahal bukan itu yang di cari oleh Tuhan, bukan harta, bukan kemewahan yang di cari oleh Tuhan tetapi kerendahan hati kita sebagai hamba yang di cari. Ya… hati sebagai hamba Tuhan. Hati yang mau melayani dan memberi kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan kita. Untuk itulah Yesus lahir bukan untuk yang lain…

Tangan yang tulus untuk menjadi penolong-penolong bagi orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita.

Di Natal 2009 ini mari kita maknai untuk kembali ke arti Natal yang sebenarnya, berikan hati sebagai hamba-Nya, berikan tanganmu untuk menolong dan mengasihi orang lain…. itulah Natal.

Finally, bagi yang merayakan, Selamat Hari Natal 2008….

Artikel-artikel Yang Berhubungan Dengan Artikel Ini

3 Komentar

Agus Prijanto  on December 28th, 2008

Setuju Ed…
Piye kabare jogja ?

Agus Prijanto  on December 28th, 2008

Setuju….

Bart. Edi  on December 28th, 2008

waduh abang agus mampir di gubug reyot saya ini hehehe jogja ya gini-gini aja, ini natal dan tahun baru macete ra umum kang…

Berikan opini anda tentang artikel ini

CommentLuv badge