<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Susanto dot Com &#187; Word Room</title>
	<atom:link href="http://www.edisusanto.com/category/word-room/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edisusanto.com</link>
	<description>Ruang-ku Untuk Berbagi Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2011 22:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Buat Surat Kontrak Dengan Lebih Mudah</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/buat-surat-kontrak-dengan-lebih-mudah/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/buat-surat-kontrak-dengan-lebih-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Mar 2010 22:14:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[table]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1489</guid>
		<description><![CDATA[Membuat surat kontrak, tentu tidak terlepas dari membuat bagian untuk penandatanganan surat kontrak itu. Memang sih hal yang sepele, cuman kadang hal ini bisa jadi sangat menjengkelkan. Sebelumnya ketika memakai cara konvensional, saya berpikir untuk membuat satu cara yang lebih efektik untuk mempermudah pekerjaan ini. Biasanya kita menulis bagian tanda tangan dengan menulis langsung dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1490" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2010/03/table.jpg" alt="" width="175" height="86" />Membuat surat kontrak, tentu tidak terlepas dari membuat bagian untuk penandatanganan surat kontrak itu. Memang sih hal yang sepele, cuman kadang hal ini bisa jadi sangat menjengkelkan. Sebelumnya ketika memakai cara konvensional, saya berpikir untuk membuat satu cara yang lebih efektik untuk mempermudah pekerjaan ini.</p>
<p><span id="more-1489"></span></p>
<p>Biasanya kita menulis bagian tanda tangan dengan menulis langsung dari kiri, Pihak 1 lalu kita tekan tombol tab atau spasi untuk menulis lagi pihak 2 lalu tekan untuk untuk membuat namanya.</p>
<p>Masalah akan timbul ketika kita akan mengganti tulisannya misalnya akan di ganti Penerima dan Pemberi, maka kita harus adjust lagi satu persatu.</p>
<p>Sebetulnya secara simpel kita dapat membuat ini menjadi praktis, berikut ide saya:</p>
<ol>
<li>Buat Table 2 x 1 (2 kolom satu baris).<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1491" title="Buat Table" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2010/03/create_table.jpg" alt="" width="210" height="146" /></li>
<li>Lalu tulis Pihak 1 di kolom 1 dan Pihak 2 di kolom 2.</li>
<li>Dengan sistem table ini, anda bisa memberikan atribut yang beda pada masing-masin kolom tanpa mempengaruhi kolom yang lain.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1493" title="sesi_ttd" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2010/03/sesi_ttd.jpg" alt="" width="450" height="149" /></li>
<li>Untuk masalah border table yang terlihat, anda bisa blok table-nya lalu klik tombol pengaturan border dan pilih <strong>No Border</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1492" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2010/03/border.jpg" alt="" width="188" height="213" /></li>
<li>Nah, sekarang kan seakan-akan tidak memakai table sehingga bisa terlihat rapi.</li>
</ol>
<p>Sekarang pekerjaan saya bisa lebih rapi dan efisien. Semoga membantu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/buat-surat-kontrak-dengan-lebih-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melihat Isi Dokumen Microsoft Word Dengan Cepat</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/melihat-isi-dokumen-microsoft-word-dengan-cepat/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/melihat-isi-dokumen-microsoft-word-dengan-cepat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 11:29:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[Word tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1368</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengatur beberapa file dokumen Microsoft Word kita tentu bukan pekerjaan yang berat jika jumlahnya hanya beberapa saja, tetapi akan menjadi pekerjaan yang sangat berat jika jumlah dokumen kita sangat banyak. Seperti yang saya alami hari ini, secara tidak sengaja hard drive rekan kerja saya mengalami musibah, yaitu terformat secara tidak sengaja. Sehingga jalan satu-satunya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1369" title="word" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/07/word.jpg" alt="word" width="81" height="81" />Untuk mengatur beberapa file dokumen Microsoft Word kita tentu bukan pekerjaan yang berat jika jumlahnya hanya beberapa saja, tetapi akan menjadi pekerjaan yang sangat berat jika jumlah dokumen kita sangat banyak. Seperti yang saya alami hari ini, secara tidak sengaja hard drive rekan kerja saya mengalami musibah, yaitu terformat secara tidak sengaja. Sehingga jalan satu-satunya adalah dengan merestore kembali partisi yang telah terformat tersebut. Sayangnya hasil restorisasi tidak mengembalikan sepenuhnya seperti semula. Seperti semua file dokumen Word milik dia sekarang mempunyai nama File01.doc dan seterusnya.<span id="more-1368"></span></p>
<p>Untuk mengembalikannya mau tidak mau harus memakai cara manual, yaitu merename nya satu persatu! Tentu itu tidak tugas ringan, yaitu membuka satu-per satu file lalu merename nya sesuai dengan isi file tersebut. Lalu saya mempunyai satu ide, yaitu menampilkan isi file dokumen tersebut secara cepat, dengan cara mengubah view mode dokumen menjadi <strong>Preview</strong>.</p>
<p>Berikut langkahnya:</p>
<ol>
<li>Buka Microsoft Word anda.</li>
<li>Buka dialog Open, dengan klik Menu -&gt; <strong>Open</strong> atau menekan tombol <strong>Ctrl + O</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1370" title="Menu Open" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/07/word1.jpg" alt="Menu Open" width="124" height="133" /></li>
<li>Ubah <strong>Views</strong> ke <strong>Preview</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1371" title="Preview mode" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/07/word2.jpg" alt="Preview mode" width="146" height="219" /></li>
<li>Nah, sekarang kita tinggal arahkan tombol arah kita ke bawah untuk melihat isi dokumen tersebut secara cepat.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1372" title="Preview" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/07/word3.jpg" alt="Preview" width="440" height="278" /></li>
</ol>
<p>Cara ini bisa mempersingkat pekerjaan kita untuk me-<em>rename</em> file-file dokumen kita sesuai isinya. Semoga bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/melihat-isi-dokumen-microsoft-word-dengan-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tambah Koleksi Clip Art Anda</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/tambah-koleksi-clipart-anda/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/tambah-koleksi-clipart-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 22:28:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[Clipart]]></category>
		<category><![CDATA[Clipart Online]]></category>
		<category><![CDATA[Office Clipat]]></category>
		<category><![CDATA[Word Clipart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1078</guid>
		<description><![CDATA[Tidak usah di ragukan lagi, bahwa clip art sangat membantu kita dalam memperindah tampilan dokumen kita. Baik itu dokumen resmi maupun tidak resmi semacam undangan ulang tahun dan sebagainya. Saya juga biasanya menggunakan clip art dari Microsoft Office untuk memperindah blog-blog saya. Tapi sayangnya jika kita mengandalkan koleksi clip art yang kita dapatkan dari instalasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="file:///C:/DOCUME~1/Farrel/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /><img class="alignleft size-full wp-image-1079" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart_lg.jpg" alt="" width="170" height="104" />Tidak usah di ragukan lagi, bahwa clip art sangat membantu kita dalam memperindah tampilan dokumen kita. Baik itu dokumen resmi maupun tidak resmi semacam undangan ulang tahun dan sebagainya. Saya juga biasanya menggunakan clip art dari Microsoft Office untuk memperindah blog-blog saya. Tapi sayangnya jika kita mengandalkan koleksi clip art yang kita dapatkan dari instalasi default Microsoft Office tentu anda akan kecewa. Hal ini di sebabkan karena sangat terbatasnya koleksi yang included di dalam bawaan instalasi Microsoft Office.<span id="more-1078"></span></p>
<p>Tapi jangan kuatir, Microsoft tetap menyediakan bagi kita koleksi clip art yang sangat besar untuk kita gunakan dan hebatnya lagi secara gratis (Ya saya tahu kita memang harus beli license Microsoft Officenya dulu <img src='http://www.edisusanto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ).</p>
<p>Nah, artikel ini akan menunjukan pada kita bagaimana menambahkan dan menggunakan clip art dari Microsoft Online.</p>
<ol>
<li>Dalam kasus ini saya akan menggunakan Microsoft Word sebagai perantara saya untuk mengunduh clip art-clip art online tersebut. Tetapi di kemudian waktu anda bisa menggunakan clip art unduhan tersebut di dalam Microsoft Excel dan Microsoft PowerPoint (dan aplikasi yang lainnya yang tergabung dalam Microsoft Office tetapi di beberapa aplikasi yang sudah mendukung OLE, kita juga bisa menggunakan <em>clip art gallery</em> milik Microsoft Office).</li>
<li>Setelah Microsoft Word terbuka, klik menu <strong>Insert</strong> lalu klik ikon <strong>Clip Art</strong> di ribbon bar.<br />
<img title="Insert -&gt; Clip Art" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart.jpg" alt="Insert -&gt; Clip Art" width="278" height="118" /></li>
<li>Lalu sidebar Clip Art akan muncul di layar sebelah kanan. Lalu klik combo<strong> Search in</strong> lalu pastikan <strong>Web Collections</strong> sudah dalam keadaan tercentang. Opsi ini tentu akan mengikut sertakan koleksi clip art online milik Microsoft. Lalu ketikan kata kunci clip art yang anda inginkan di isian <strong>Search for</strong> dan terakhir klik tombol <strong>Go</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1082" title="Centang Web Collections" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart1.jpg" alt="Centang Web Collections" width="187" height="196" /></li>
<li>Ada kemungkinan jika ini adalah pencarian kita yang pertama kali, anda akan di tanya tentang pengikut sertaan pencarian online, jawab <strong>Yes</strong> aja.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1081" title="Konfirmasi" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart2.jpg" alt="Konfirmasi" width="300" height="64" /></li>
<li>Lalu Microsoft Word akan mencari clipart dengan kata kunci yang anda maksud. Kalau dalam artikel ini saya akan mencari clip art &#8220;komputer&#8221;. Setelah menunggu beberapa detik, akan keluar hasilnya dalam bentuk <em>thumbnail-thumbnail</em>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1083" title="Hasil cari" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart3.jpg" alt="Hasil cari" width="190" height="332" /></li>
<li>Untuk memasukan clip art yang anda inginkan ke dalam dokumen anda, arahkan mouse anda ke gambar yang anda maksud dan klik panah ke bawah pilih menu <strong>Insert</strong> atau anda bisa langsung klik clip art tersebut.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1084" title="Insert clip art" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart4.jpg" alt="Insert clip art" width="204" height="283" /></li>
<li>Nah, ini dia clip art setelah dimasukan ke dalam dokumen Word saya.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1085" title="Hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart6.jpg" alt="Hasil" width="400" height="310" /></li>
<li>Perlu di ketahui bahwa hasil cari tidak akan di simpan secara otomatis ke dalam <em>clip art galery</em>. Untuk memasukan clip art kesayangan kita dari hasil cari online ini, lakukan seperti langkah 6, hanya saja pilih menu <strong>Make Available Offline&#8230;</strong></li>
<li>Lalu simpan ke dalam folder gallery pilihan anda, jika anda ingin membuat folder tersendiri, klik tombol <strong>New</strong> lalu berikan nama yang representatif.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1086" title="Masukan ke folder yang representatif" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/clipart5.jpg" alt="Masukan ke folder yang representatif" width="317" height="362" /></li>
</ol>
<p>Oya, untuk melihat hasil unduhan, anda bisa klik link <strong>Organize clips&#8230;</strong> di side bar Clip Art bagian bawah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi rekan-rekan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/tambah-koleksi-clipart-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengirim Satu Isi Surat Ke Banyak Alamat</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mengirim-satu-isi-surat-ke-banyak-alamat/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mengirim-satu-isi-surat-ke-banyak-alamat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 23:54:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[Mail Merge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1028</guid>
		<description><![CDATA[Rekan-rekan pernah mengalami ngga masalah kaya gini? Mengirim surat yang isinya sama ke banyak alamat? Seperti mengirim undangan meeting atau undangan ulang tahun atau surat perjanjian ke karyawan baru. Surat-surat itu kan isinya sama persis tapi nama dan alamat-nya beda-beda. Tentu dengan cara manual sangatlah tidak merupakan ide yang baik. Kalau penerima nya cuman 2-3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1029" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge.jpg" alt="" width="199" height="125" />Rekan-rekan pernah mengalami ngga masalah kaya gini? Mengirim surat yang isinya sama ke banyak alamat? Seperti mengirim undangan meeting atau undangan ulang tahun atau surat perjanjian ke karyawan baru. Surat-surat itu kan isinya sama persis tapi nama dan alamat-nya beda-beda. Tentu dengan cara manual sangatlah tidak merupakan ide yang baik. Kalau penerima nya cuman 2-3 orang mungkin tidak menjadi masalah, tapi kalau penerima nya di atas 10 orang, cara manual sudah tidak efektif lagi.<span id="more-1028"></span></p>
<p>Untuk mengatasi hal ini, Microsoft Word menyediakan fasilitas namanya Mail Merge. Dengan Mail Merge ini kita cukup menulis satu induk surat saja lalu kita memasukan daftar penerima-nya. Lalu kita bisa mencetak isi induk surat itu kepada para penerima yang ada di daftar kita. Sangat praktis kan?</p>
<p>Berikut cara penggunaannya:</p>
<ol>
<li>Buka Microsoft Word anda (ya pasti lah&#8230;)</li>
<li>Klik menu <strong>Tools</strong> -&gt; <strong>Letters and Mailings</strong> -&gt; <strong>Mail Merge Wizard</strong>.</li>
<li>Lalu akan muncul panduan Mail Merge, lalu pilih jenis dokumen yang ingin anda buat. Kalau dalam kasus saya, saya pilih Letter. Lalu klik <strong>Next: Starting Document</strong> (link ada di bagian bawah).<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1030" title="Step 1" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge1.jpg" alt="Step 1" width="176" height="135" /></li>
<li>Di langkah berikutnya, pilih dokumen mana yang ingin anda pakai sebagai induk surat. Karena saya sudah menulis surat sebelumnya, jadi saya pilih <strong>Use the current document</strong>. Klik <strong>Next: Select recipients</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1031" title="Langkah 2" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge2.jpg" alt="Langkah 2" width="171" height="107" /></li>
<li>Di langkah ini, anda akan mengkonfigurasi sumber data penerima anda, jika anda sudah mempunyai daftar, pilih <strong>Use an existing list</strong> lalu klik <strong>Browse</strong> dan pilih database penerima anda. Formatnya banyak tapi saya merekomendasikan format Microsoft Access. Pilihan kedua adalah kontak dari Microsoft Oulook. Dalam kasus saya, saya belum mempunyai daftar penerima surat ini jadi saya pilih <strong>Type a new list</strong> lalu saya klik <strong>Create&#8230;</strong><br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1032" title="Create a new list" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge3.jpg" alt="Create a new list" width="184" height="176" /></li>
<li>Lalu akan muncul form entri untuk <strong>New Address List</strong>. Di form ini, kita tinggal menulis data penerima surat ini. Saya pikir navigasi-nya cukup mudah. Untuk membuat entri data baru, klik tombol <strong>New Entry</strong> (ketika anda klik <strong>New Entry</strong>, otomatis entri yang sedang anda ketik tersimpan dengan sendirinya). Untuk menghapus klik <strong>Delete Entry</strong>, mencari klik <strong>Find Entry</strong>, mengurutkan data berdasarkan field yang kita kehendaki klik <strong>Filter and Sort</strong> dan jika anda ingin mengurangi atau menambah field entri (misalnya ingin menghilangkan field Title) klik <strong>Customize</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1033" title="Entri form" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge4.jpg" alt="Entri form" width="400" height="322" /></li>
<li>Jika semua data sudah di entri (jangan kuatir kalo ada yang kurang bisa ditambahkan koq nanti), klik <strong>Close</strong>. Lalu untuk pertama kali-nya saja anda akan di minta mengisi nama file database entri anda. Dan ketika sudah selesai proses penyimpanannya, anda akan di minta mereview lagi daftar penerima anda. Jika centang di hilangkan maka nama tersebut tidak akan masuk dalam daftar (meskipun namanya tetap ada di database).<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1034" title="Review recipient" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge5.jpg" alt="Review recipient" width="400" height="268" /></li>
<li>Jika review sudah selesai, klik tombol <strong>OK</strong> di form tersebut. Lalu akan muncul toolbar Mail Merge.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1036" title="Mail merge toolbar" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge6.jpg" alt="Mail merge toolbar" width="400" height="32" /><br />
Jika tidak muncul centang menu <strong>Tools</strong> -&gt; <strong>Letters and Mailings</strong> -&gt; <strong>Show Mail Merge Toolbar</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1035" title="Centang Mail Merge Toolbar menu" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge7.jpg" alt="Centang Mail Merge Toolbar menu" width="400" height="68" /></li>
<li>Untuk memasukan <em>field-field</em> dari database kita ke dokumen yang sudah ada, klik <strong>Insert Merge Field</strong> di Mail Merge toolbar. Lalu pilih <em>field</em> mana yang ingin anda masukan ke dokumen tapi sebelumnya letakan dulu kursor anda di tempat di mana data tersebut ingin di tampilkan.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1038" title="Insert Merge Field" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge8.jpg" alt="Insert Merge Field" width="145" height="139" /></li>
<li>Sehingga dokumen anda bisa terlihat seperti ini:<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1039" title="Dokumen yang sudah diberi label merge" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge9.jpg" alt="Dokumen yang sudah diberi label merge" width="265" height="103" /></li>
<li>Untuk memperlihatkan data dari field-field yang sudah tertempel di dokumen tekan tombol &lt;ABC&gt; di Mail Merge toolbar. Dan untuk menavigasi data-data anda, klik panah kanan dan kiri di toolbar yang sama.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1041" title="navigasi" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge10.jpg" alt="navigasi" width="265" height="67" /></li>
<li>Lalu data anda akan terlihat.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1042" title="hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge11.jpg" alt="hasil" width="216" height="95" /></li>
<li>Oya, untuk mencetak gunakan tombol Print di mail merge toolbar. Kalau anda menggunakan tombol print yang biasa kita gunakan (File -&gt; Print), Word akan mencetak dokumen yang sedang di lihat saja dan tidak seluruh dokumen.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1043" title="Cetak semua data" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge12.jpg" alt="Cetak semua data" width="145" height="60" /></li>
<li>Anda akan di konfirmasi range record yang akan di cetak, kalau ingin semua data di cetak, pilih All (sudah terpilih secara <em>default</em>).<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1044" title="Opsi cetak" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/mmerge13.jpg" alt="Opsi cetak" width="234" height="151" /></li>
</ol>
<p>Fitur Mail Merge ini sudah menghemat banyak sekali waktu saya. Semoga artikel ini bisa juga membantu menghemat waktu anda ketika anda mengalami masalah yang sama dengan saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mengirim-satu-isi-surat-ke-banyak-alamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buat Garis Pemisah Di Microsoft Word</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/buat-garis-pemisah-di-microsoft-word/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/buat-garis-pemisah-di-microsoft-word/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 22:47:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[AutoCorrect]]></category>
		<category><![CDATA[garis]]></category>
		<category><![CDATA[pemisah]]></category>
		<category><![CDATA[separator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1008</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya mau menulis artikel ini, terus terang saya agak bingung kasi judulnya, jadi kalau judulnya agak lucu hehehe maklum ngetiknya jam 1 malam jadi kadang mata ama otak udah tinggal 20 watt. Tapi intinya, seperti yang anda ketahui bahwa Microsoft Word mempunyai fitur AutoCorrect, nah dengan fitur itulah kita akan membuat garis-garis pemisah dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1009" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/buat_grs.jpg" alt="" width="188" height="149" />Ketika saya mau menulis artikel ini, terus terang saya agak bingung kasi judulnya, jadi kalau judulnya agak lucu hehehe maklum ngetiknya jam 1 malam jadi kadang mata ama otak udah tinggal 20 watt. Tapi intinya, seperti yang anda ketahui bahwa Microsoft Word mempunyai fitur <strong>AutoCorrect</strong>, nah dengan fitur itulah kita akan membuat garis-garis pemisah dengan sangat mudah.<span id="more-1008"></span></p>
<p>Untuk menggunakan fitur ini, pastikan bahwa opsi <strong>Border lines</strong> di centang. Opsi ini berada di menu <strong>Tools</strong> -&gt; <strong>AutoCorrect</strong>, klik tab <strong>AutoFormat As You Type</strong>.</p>
<p>Dengan fitur ini, jika anda bisa membuat beberapa macam garis dengan hanya mengetikan 3 kali dari salah satu karakter di bawah ini:</p>
<ol>
<li>~~~</li>
<li>###</li>
<li>***</li>
<li>&#8212;</li>
<li>___</li>
<li>===</li>
</ol>
<p>Saya sih nemunya baru itu sih (mungkin anda mempunyai karakter lain?). Anda bisa mencobanya dengan mengetikannya secara langsung di halaman Word anda.</p>
<p>Berikut garis yang dihasilkan dari karakter-karakter tersebut diatas.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1010" title="Hasil separator" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/buat_grs1.jpg" alt="Hasil separator" width="440" height="174" /></p>
<p>Selamat mencoba dan semoga artikel ini berguna. Oya, artikel ini untuk melengkapi <a href="http://www.edisusanto.com/kehebatan-lain-dari-autocorrect/">artikel</a> saya yang berisi dengan isi yang sama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/buat-garis-pemisah-di-microsoft-word/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Simpan Konfigurasi Margin Word</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/simpan-konfigurasi-margin-word/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/simpan-konfigurasi-margin-word/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 00:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[Word tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya kita mempunyai standard margin sendiri dalam proyek yang diketik dalam Microsoft Word. Dan Microsoft pun sudah menentukan besaran margin bagi para penggunanya. Tentunya hal ini sangat menjengkelkan kalau kita harus set ulang setiap kali kita membuat file baru. Tapi tentu Microsoft sudah membuat cara agar kita dapat menyimpan konfigurasi margin sesuai dengan kehendak kita. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft alignnone size-full wp-image-169" style="margin: 5px; float: left;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/margin_word.jpg" alt="" width="150" height="57" />Biasanya kita mempunyai standard margin sendiri dalam proyek yang diketik dalam Microsoft Word. Dan Microsoft pun sudah menentukan besaran margin bagi para penggunanya. Tentunya hal ini sangat menjengkelkan kalau kita harus set ulang setiap kali kita membuat file baru. Tapi tentu Microsoft sudah membuat cara agar kita dapat menyimpan konfigurasi margin sesuai dengan kehendak kita.<span id="more-168"></span></p>
<p>Setelah kita buka dan membuat project Word kita, buka Page Setup form dengan klik menu <strong>File</strong> &#8211; <strong>Page Setup</strong>. Ubahlah besaran margin sesuai dengan kehendak anda. Setelah semua diberi angka sesuai dengan harapan, lalu klik tombol Default yang ada dibawah.</p>
<p>Setelah di tombol Default di klik, anda akan di-konfirmasi bahwa aksi ini akan mengubah file normal.dot, jawab <strong>Yes</strong> aja dengan klik <strong>Yes</strong>. Maka margin milik anda akan menjadi standard untuk project Word yang sedang anda kerjakan dan bagi project-project selanjutnya dan anda tidak perlu untuk setting ulang terus-menerus.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-170" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/07/default_word.jpg" alt="" width="85" height="30" /></p>
<p>Mudah kan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/simpan-konfigurasi-margin-word/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kehebatan Lain Dari AutoCorrect</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/kehebatan-lain-dari-autocorrect/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/kehebatan-lain-dari-autocorrect/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 17:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Word Room]]></category>
		<category><![CDATA[Trik Word]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Microsoft Word memiliki satu fasilitas yang bagus untuk membantu tugas kita dalam mengetik. Fasilitas itu dinamai Auto Correct kalau dibahasa Indonesia-kan adalah koreksi automatis (automatis itu bahasa Indonesia atau Inggris ya? hehehehe). Jadi jika anda tidak sengaja menulis ejaan yang salah, maka AutoCorrect akan mengkoreksinya buat anda mengetik &#8216;teh&#8217; maka Word akan automatis merubahnya menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft alignnone size-full wp-image-47" style="margin: 5px; float: left;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2008/05/auto_correct.jpg" alt="" width="94" height="31" />Microsoft Word memiliki satu fasilitas yang bagus untuk membantu tugas kita dalam mengetik. Fasilitas itu dinamai Auto Correct kalau dibahasa Indonesia-kan adalah koreksi automatis (automatis itu bahasa Indonesia atau Inggris ya? hehehehe). Jadi jika anda tidak sengaja menulis ejaan yang salah, maka AutoCorrect akan mengkoreksinya buat anda mengetik &#8216;teh&#8217; maka Word akan automatis merubahnya menjadi &#8216;the&#8217;. Tapi disayangkan bahwa fasilitas ini hanya berlaku untuk bahasa Inggris di installasi standard-nya. Tapi anda bisa menambahkan kosakata-kosakata anda sendiri, tapi kali ini saya tidak membicarakan tentang hal itu. Kita akan melihat kehebatan-nya dari sisi lain.<span id="more-46"></span></p>
<p>Langsung saja, dengan A<strong>uto Correct</strong> ini anda bisa menyingkat membuat separator dalam dokumen anda. Misalnya anda ingin membuat garis lurus dibawah kalimat anda, tinggal ketik &#8216;___&#8217; atau ketik tiga karakter <em>underscore</em>(tanpa karaketer &#8216;) dan tekan Enter, and viola&#8230; anda langsung dapat garis lurus dalam sekejap.</p>
<p>Anda bisa mencobanya dengan karakter *, #, -, ~. Dan lihat hasilnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/kehebatan-lain-dari-autocorrect/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

