<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Susanto dot Com &#187; Visual Basic</title>
	<atom:link href="http://www.edisusanto.com/category/visual-basic/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edisusanto.com</link>
	<description>Ruang-ku Untuk Berbagi Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2011 22:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Selamat Datang Visual Studio 2010!</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/selamat-datang-visual-studio-2010/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/selamat-datang-visual-studio-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Apr 2010 23:05:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[visual studio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1494</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan dunia pemrograman memang menakjubkan! Rasanya belum selesai saya membaca buku-buku tentang Visual Studio 2008, sekarang &#8216;tiba-tiba&#8217; muncul Visual Studio 2010! Di mulai dari 2-3 bulan lalu saya mendengar berita ini saya langsung menuju ke halaman resmi Visual Studio 2010 yang waktu itu masih Beta, dengan semangat 45 saya pun ingin mencoba download versi Beta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1495" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2010/04/vstudio.jpg" alt="" width="267" height="90" />Perkembangan dunia pemrograman memang menakjubkan! Rasanya belum selesai saya membaca buku-buku tentang Visual Studio 2008, sekarang &#8216;tiba-tiba&#8217; muncul Visual Studio 2010! Di mulai dari 2-3 bulan lalu saya mendengar berita ini saya langsung menuju ke <a href="http://www.microsoft.com/visualstudio/en-us/" target="_blank">halaman resmi Visual Studio</a> 2010 yang waktu itu masih Beta, dengan semangat 45 saya pun ingin mencoba download versi Beta tersebut.<span id="more-1494"></span></p>
<p>Dan minggu ini sudah keluar versi komersial-nya. Untuk saya yang programmer dengan kantong pas-pasan ini tentu saya mencoba versi Express-nya saja, yang dapat di<a href="http://www.microsoft.com/express/Windows/" target="_blank"> download</a> dengan gratis. Untuk versi Express anda dapat download sesuai kesukaan anda, berikut daftar yang di &#8216;express&#8217; kan:</p>
<ul>
<li>Microsoft® Visual Web Developer® 2010 Express</li>
<li>Microsoft® Visual Basic® 2010 Express</li>
<li>Microsoft® Visual C#® 2010 Express</li>
<li>Microsoft® Visual C++® 2010</li>
</ul>
<p>Jika anda ingin lebih serius, terdapat juga versi komersialnya yang tentu lebih professional, dan di versi komersialnya terdapat beberapa edisi, yaitu:</p>
<ul>
<li>2010 Professional</li>
<li>2010 Premium</li>
<li>2010 Ultimate</li>
<li>Test Professional 2010</li>
</ul>
<p>Untuk perbedaan dari 4 versi komersial itu dapat anda lihat di<a href="http://www.microsoft.com/visualstudio/en-us/products" target="_blank">sini</a>.</p>
<p>Tentu dengan di barengi dengan .NET Framework 4, kita sebagai programmer berharap, library di dalamnya dalam membantu dalam pekerjaan kita nanti. Saya sudah ngga sabar ingin coba-coba nih, agar nanti bisa cerita-cerita dengan rekan-rekan pembaca blog ini.</p>
<p>Bagaimana menurut anda?</p>
<ul></ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/selamat-datang-visual-studio-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manipulasi Registry Dengan Visual Basic 2008</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/manipulasi-registry-dengan-visual-basic-2008/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/manipulasi-registry-dengan-visual-basic-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 23:21:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Registry]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic 2008]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1448</guid>
		<description><![CDATA[Dalam pembuatan satu programming project yang baik, tentu banyak melibatkan &#8216;melempar&#8217; banyak parameter keluar. Sehingga untuk penyesuaian nilai parameter-parameter yang tidak konstan bisa di rubah dengan mudah dan tidak perlu merubah coding lagi. Biasa orang meletakan parameter-parameter itu di satu file yang biasa di beri ekstensi .ini atau di registry. Nah, di artikel ini saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1449" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/12/reg_vb08.jpg" alt="" width="249" height="73" />Dalam pembuatan satu <em>programming project</em> yang baik, tentu banyak melibatkan &#8216;melempar&#8217; banyak parameter keluar. Sehingga untuk penyesuaian nilai parameter-parameter yang tidak konstan bisa di rubah dengan mudah dan tidak perlu merubah coding lagi. Biasa orang meletakan parameter-parameter itu di satu file yang biasa di beri ekstensi <code>.ini</code> atau di registry.<span id="more-1448"></span></p>
<p>Nah, di artikel ini saya ingin membahas bagaimana mengakses, membuat dan merubah registry sehingga dapat membantu kita membuat satu aplikasi yang <em>applicable</em> dengan menggunakan Visual Basic 2008.</p>
<p>Tentu dengan Visual Basic 2008 ini kita dapat mengakses registry jauh lebih mudah di banding ketika menggunakan Visual Basic 6, karena semua <em>function</em> dan <em>procedure</em> yang di butuhkan sudah ada di <em>framework</em>-nya yang ketika artikel ini di tulis sudah sampai versi 3.5 (versi 4 masih Beta 1).</p>
<p>OK, langsung saja ya perhatikan contoh code di bawah ini:</p>

<div class="wp_syntax"><table><tr><td class="line_numbers"><pre>1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
</pre></td><td class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #008000;">'/-------------daftar konstanta---------------------------
</span><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Private</span> Const local_machine = <span style="color: #800000;">&quot;HKEY_LOCAL_MACHINE\&quot;</span>
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Private</span> Const alamat_reg_lengkap <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span> = <span style="color: #800000;">&quot;SOFTWARE\ElkanaSoft\ES.NET\&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/--------------------------------------------------------
</span><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Public</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> set_reg_awal()
	<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> reg_key <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">Object</span>
	<span style="color: #008000;">'/isi variable registry
</span>	reg_key = My.Computer.Registry.LocalMachine.OpenSubKey(alamat_reg_lengkap, <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">True</span>)
	<span style="color: #008000;">'/cek apakah nilai registry sudah ada
</span>	<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> reg_key <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Is</span> <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
		<span style="color: #008000;">'MsgBox(&quot;Registry Tidak Ada&quot;)
</span>		<span style="color: #008000;">'/buat registry key standard
</span>		<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> My.Computer.Registry
			<span style="color: #008000;">'/buat subkey
</span>			.LocalMachine.CreateSubKey(alamat_reg_lengkap)
			<span style="color: #008000;">'/buat key default
</span>			.SetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;Counter&quot;</span>, 0, Microsoft.Win32.RegistryValueKind.<span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>)
			.SetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;Server&quot;</span>, <span style="color: #800000;">&quot;localhost&quot;</span>, Microsoft.Win32.RegistryValueKind.<span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>)
			.SetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;User&quot;</span>, <span style="color: #800000;">&quot;es_mis&quot;</span>, Microsoft.Win32.RegistryValueKind.<span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>)
			<span style="color: #008000;">'/masukan nilai ke public variable
</span>			server_reg = .GetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;Server&quot;</span>, <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>)
			user_reg = .GetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;User&quot;</span>, <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>)
		<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
	<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
		<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> My.Computer.Registry
			<span style="color: #008000;">'counter_reg = .GetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, &quot;Counter&quot;, Nothing)
</span>			server_reg = .GetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;Server&quot;</span>, <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>)
			user_reg = .GetValue(local_machine &amp; alamat_reg_lengkap, <span style="color: #800000;">&quot;User&quot;</span>, <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>)
		<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
	<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></td></tr></table></div>

<p>Pada intinya procedure di atas akan memeriksa apakah nilai registry yang akan kita pakai dalam aplikasi sudah ada, jika belum buat dengan <em>default value</em> yang sudah kita tentukan. Dan berikut penjelasan detailnya:</p>
<ol>
<li>Di baris 2 dan 3, saya buat konstanta alamat registry nya.</li>
<li>Buat variable dengan <em>type object</em>.</li>
<li>Di baris 8 buka <em>registry key</em>-nya dulu karena kita akan melihat apakah sudah ada alamat registry dalam terdapat dalam kosntanta tersebut.</li>
<li>Di baris 10 periksa apakah sudah ada atau belum, jika belum buat registry dengan cara pada baris 17-19. Di baris 17 misalnya, saya membuat registry value dengan jenis String bernama Counter dan saya beri nilai awal 0.</li>
<li>Karena saya memerlukan nilai registry tersebut, maka saya masukan ke <em>Public Variable</em> saya di baris 21-22.</li>
<li>Tapi jika nilai registry sudah ada langsung ambil nilai registry dengan method <strong>GetValue</strong> dan masukan langsung ke <em>Public Variable</em> (di baris 26-28).</li>
</ol>
<p>Nah, cukup mudah kan? Semoga artikel ini bisa sedikit bermanfaat bagi rekan-rekan yang masih belajar Visual Basic 2008, seperti saya ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/manipulasi-registry-dengan-visual-basic-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuka File dBase</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/membuka-file-dbase/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/membuka-file-dbase/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 13:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[database]]></category>
		<category><![CDATA[dBase]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1426</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun dBase sudah jarang yang memakai sebagai backend aplikasi-aplikasi di masa kini, tetap saja ada yang masih menggunakannya karena sudah terlanjur memakai dari sejak lama dan mereka tidak melihat alasan untuk mengganti ke model database yang baru. Hal ini juga saya alami, ketika saya mendapat satu pesanan aplikasi yang harus bisa import data dari dBase. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1427" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/10/dbase.jpg" alt="" width="142" height="77" />Meskipun dBase sudah jarang yang memakai sebagai backend aplikasi-aplikasi di masa kini, tetap saja ada yang masih menggunakannya karena sudah terlanjur memakai dari sejak lama dan mereka tidak melihat alasan untuk mengganti ke model database yang baru.<span id="more-1426"></span></p>
<p>Hal ini juga saya alami, ketika saya mendapat satu pesanan aplikasi yang harus bisa import data dari dBase. Data tersebut harus bisa di&#8217;lebur&#8217; ke dalam database utama yang saya buat dengan MySQL. Untuk frontend saya memakai Visual Basic 6.0.</p>
<p>Pertamanya sih bingung juga, setelah cari sana-sini ketemu juga untuk membuka data dBase. Untuk connection string kita masih memakai bantuan konektor Microsoft Jet. Cara penulisan string nya sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #800000;">&quot;Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=folder_lengkap;Extended Properties=dBASE IV;User ID=Admin;Password=;&quot;</span></pre></div></div>

<p>Di Data Source anda bisa ganti dengan path dan nama dBase nya, misalnya file dBase nya adalah <code>contoh.dbf</code> dan berada di folder <strong>C:\Data\</strong> maka connection string nya menjadi seperti ini:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #800000;">&quot;Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=C:\Data\;Extended Properties=dBASE IV;User ID=Admin;Password=;&quot;</span></pre></div></div>

<p>Buka koneksi string itu dengan object Connection ADODB. Oya, anda bisa tetap memakai <strong>ADODB object</strong> untuk membukanya. Lalu untuk memakai koneksi di object recordset-nya anda bisa membuka table-nya dengan cara seperti ini:</p>
<p><code>rs.Open "SELECT * FROM nama_file</code> sehingga dalam contoh ini, anda bisa membuka file <strong>contoh.dbf</strong> dengan menuliskan SQL statement seperti ini: <code>rs.Open "SELECT * FROM contoh.dbf</code>.</p>
<p>Nah, proses selanjutnya anda bisa mengelola nya seperti biasa dan untuk lebih jelasnya, rekan-rekan bisa melihat contoh dari aplikasi saya:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> conn_mpm <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> ADODB.Connection
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> rs_data <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">New</span> ADODB.Recordset
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> con_string_mpm <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> folder_data <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> nama_file <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> str_sql <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #008000;">'/berikan default nama file dan path db
</span>folder_data = <span style="color: #800000;">&quot;C:\Data\&quot;</span>
nama_file = <span style="color: #800000;">&quot;contoh.dbf&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/set connection string
</span>con_string_mpm = <span style="color: #800000;">&quot;Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=&quot;</span> &amp; folder_data &amp; <span style="color: #800000;">&quot;;Extended Properties=dBASE IV;User ID=Admin;Password=;&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/buka koneksi
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> conn_mpm = <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">New</span> ADODB.Connection
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> conn_mpm
    .ConnectionString = con_string_mpm
    .CursorLocation = adUseClient
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #008000;">'/string sql
</span>str_sql = <span style="color: #800000;">&quot;SELECT * FROM &quot;</span> &amp; nama_file
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> rs_data
    .CursorLocation = adUseClient
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> str_sql, conn_mpm, adOpenStatic, adLockReadOnly
    .Requery
    <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> .RecordCount &lt;= 0 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
        MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Tidak ada data di dalam file!&quot;</span>, vbExclamation, <span style="color: #800000;">&quot;Kosong&quot;</span>
    <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
        masukan field ke <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">control</span> form anda.
    <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #008000;">'/hapus memory
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> rs_data = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span></pre></div></div>

<p>Semoga artikel ini bisa sedikit bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/membuka-file-dbase/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbarui Data Yang Sudah Ada</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/memperbarui-data-yang-sudah-ada/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/memperbarui-data-yang-sudah-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 03:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[SQL Room]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL & Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Perintah SQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1362</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan artikel tentang perintah memasukan baris data baru di Visual Basic, kali saya ingin menulis tentang memperbaharui data yang sudah ada (update data). Caranya sih tidak jauh beda dengan memasukan data baru. Seperti di artikel sebelumnya, dalam kasus ini misalnya saya mempunyai sebuah tabel dengan isi field: no_urut, nama_karyawan, usia dan saya akan menuliskan 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1363" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/06/update.jpg" alt="" width="226" height="54" />Melanjutkan artikel tentang perintah <a href="http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/">memasukan baris data baru</a> di Visual Basic, kali saya ingin menulis tentang memperbaharui data yang sudah ada (<em>update</em> data). Caranya sih tidak jauh beda dengan memasukan data baru.<span id="more-1362"></span></p>
<p><strong></strong>Seperti di artikel sebelumnya, dalam kasus ini misalnya saya mempunyai sebuah tabel dengan isi <em>field</em>: <strong>no_urut</strong>, <strong>nama_karyawan, usia</strong> dan saya akan menuliskan 2 cara untuk melakukan hal itu.</p>
<p>Cara pertama:</p>
<ol>
<li>Membuat object recordset dulu dengan baris <code>Dim rs As New ADODB.Recordset</code></li>
<li>Membuka data di SQL server secara spesifik (gunakan perintah <code>WHERE</code>).</li>
<li>Berikut baris sintaks secara lengkap:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> rs
    .CursorLocation = adUseClient
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> <span style="color: #800000;">&quot;SELECT * FROM tbl_karyawan WHERE no_urut = 1, Conn, adOpenKeyset, adLockOptimistic
    .Requery
    .Fields(nama_karyawan) = &quot;</span>Edi Susanto<span style="color: #800000;">&quot;
    .Fields(usia) = 30
    .Update
End With</span></pre></div></div>

</li>
</ol>
<p>Cara kedua:</p>
<ol>
<li>Menggunakan <a href="http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/">obyek koneksi</a>.</li>
<li>Caranya sebagai berikut:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> strUpdate <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
strUpdate = <span style="color: #800000;">&quot;UPDATE tbl_karyawan SET nama_karyawan='Udin', usia=16 WHERE no_urut=1&quot;</span>
Conn.Execute strUpdate</pre></div></div>

</li>
<li>Jangan lupa gunakan perintah <code>WHERE</code>, karena kalo anda tidak mencantumkan pengkondisian tersebut semua data anda akan di <em>update</em>.</li>
</ol>
<p>Semoga artikel ini bisa menjadi pengetahuan <em>basic</em> bagi para rekan-rekan yang ingin membuat aplikasi database.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/memperbarui-data-yang-sudah-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambah Baris Data Baru</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 19:40:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[database programming]]></category>
		<category><![CDATA[MySQL]]></category>
		<category><![CDATA[Recordset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1360</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya tidak menulis artikel tentang dasar-dasar penggunaan SQL programming dalam Visual Basic. Setelah penggunaan syntax SELECT untuk membuka data, kali ini saya akan menulis bagaimana menyimpan data baru di database MySQL kita. Saya akan menulis 2 cara untuk metode penyimpanan, yang pertama adalah melalui obyek recordset dan yang kedua melalui syntax SQL. Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1361" title="insert" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/06/insert.jpg" alt="insert" width="251" height="54" />Sudah lama saya tidak menulis artikel tentang dasar-dasar penggunaan<a href="http://www.edisusanto.com/category/sql-room/"> SQL</a> programming dalam <a href="http://www.edisusanto.com/category/visual-basic/">Visual Basic</a>. Setelah penggunaan <em>syntax</em> <a href="http://www.edisusanto.com/perintah-select/">SELECT</a> untuk membuka data, kali ini saya akan menulis bagaimana menyimpan data baru di database MySQL kita. Saya akan menulis 2 cara untuk metode penyimpanan, yang pertama adalah melalui obyek recordset dan yang kedua melalui <em>syntax</em> SQL.<span id="more-1360"></span></p>
<p>Dalam kasus ini misalnya saya mempunyai sebuah tabel dengan isi <em>field</em>: <strong>no_urut</strong>, <strong>nama_karyawan</strong>, <strong>usia</strong>.</p>
<p>Yang Pertama, melalui obyek recordset.</p>
<ol>
<li>Buat obyek <em>recordset</em> dahulu melalui <em>variable</em>. Tentu rekan-rekan sudah mengetahui hal ini, yaitu Dim rs As New ADODB.Recordset</li>
<li>Untuk menyimpan sebaris data kedalam tabel tersebut adalah sebagai berikut:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;">rs.<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> <span style="color: #800000;">&quot;select * from tbl_karyawan&quot;</span>, Conn, adOpenDynamic, adLockOptimistic
rs.AddNew
rs.Fields(<span style="color: #800000;">&quot;nama_karyawan&quot;</span>) = <span style="color: #800000;">&quot;Udin&quot;</span>
rs.Fields(<span style="color: #800000;">&quot;usia&quot;</span>) = 16
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> MsgBox(<span style="color: #800000;">&quot;Data akan disimpan?&quot;</span>, vbYesNo) = vbYes <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
     rs.Update
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
     rs.CancelUpdate
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
rs.<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Close</span></pre></div></div>

</li>
<li>Data anda sudah tersimpan.</li>
</ol>
<p>Yang Kedua, melalui syntax SQL</p>
<ol>
<li>Kita akan memakai obyek koneksi anda ke database, artikel lengkap tentang obyek koneksi ke database dapat anda baca di artikel <a href="http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/">ini</a>. Misalnya obyek koneksi kita namai dengan <code>Conn</code>.</li>
<li>Scriptnya secara garis besar seperti ini:

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> strUpdate <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
strInsert = <span style="color: #800000;">&quot;INSERT INTO tbl_karyawan(nama_karyawan, usia) VALUES ('Udin', 16)&quot;</span>
Conn.Execute strInsert</pre></div></div>

</li>
<li>Data anda sudah tersimpan.</li>
</ol>
<p>Tentu kedua metode di atas mempunyai kelemahan dan kelebihannya sendiri. Kalau saya pribadi suka memakai cara yang kedua. Tapi semua keputusan di tangan anda. Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/menambah-baris-data-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatur Regedit Melalui Visual Basic Script</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/mengatur-regedit-melalui-visual-basic-script/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/mengatur-regedit-melalui-visual-basic-script/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 12:40:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic Script]]></category>
		<category><![CDATA[Windows XP trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1195</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya berkali-kali koq saya mengotak-atik Registry Editor. Tapi ngga papa sih biar artikel tentang pengelolaan Registry Editor bisa semakin lengkap. Kalau di artikel sebelumnya saya membahas tentang mematikan dan membuka Registry Editor melalui perintah reg, kali ini saya akan menulis bagaimana membuka dan memblok Registry Editor melalui Visual Basic Script. Seperti yang rekan-rekan ketahui bahwa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1196" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs.jpg" alt="" width="184" height="120" />Rasanya berkali-kali koq saya <a href="http://www.edisusanto.com/membuka-regedit-yang-terkunci/http://">mengotak-atik</a> Registry Editor. Tapi ngga papa sih biar artikel tentang pengelolaan Registry Editor bisa semakin lengkap. Kalau di artikel sebelumnya saya membahas tentang mematikan dan membuka Registry Editor melalui perintah <code>reg</code>, kali ini saya akan menulis bagaimana membuka dan memblok Registry Editor melalui Visual Basic Script. Seperti yang rekan-rekan ketahui bahwa Windows bisa mengeksekusi langsung alias interpreter dari coding yang di tulis dalam format Visual Basic dan di simpan dengan ekstensi <code>.vbs</code>, tentu di samping <code>.exe</code>, <code>.bat</code>, dan <code>.com</code>. Dan tentu sebagai bahasa yang di rancang sendiri oleh Microsoft, tentu Visual Basic Script memiliki <em>function</em> untuk mengakses langsung ke data Registry kita.<span id="more-1195"></span></p>
<p>Nah, <em>function</em> inilah yang akan kita gunakan untuk mengatur script kita kali ini. Tertarik? Ikuti langkah berikut:</p>
<ol>
<li>Buka notepad anda, dengan klik <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketik <code>notepad</code> lalu tekan<strong> Enter</strong> (rekan-rekan boleh menggunakan cara lain untuk membukanya).</li>
<li><em>Copy &#8211; Paste</em> code di bawah ini ke dalam Notepad.

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> my_reg  
atur_regedit()  
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> atur_regedit()  
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> my_reg=WScript.<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">CreateObject</span>(<span style="color: #800000;">&quot;wscript.shell&quot;</span>)  
describe=<span style="color: #800000;">&quot;Ketik 0 atau 1 : &quot;</span> &amp; VbCrLf &amp;_  
             <span style="color: #800000;">&quot;[0] -&gt; Buka Regedit.&quot;</span> &amp; VbCrLf &amp;_  
             <span style="color: #800000;">&quot;[1] -&gt; Blok Regedit.&quot;</span>  
&nbsp;
question=InputBox(describe, <span style="color: #800000;">&quot;Atur Regedit&quot;</span>,0)  
my_reg.RegWrite <span style="color: #800000;">&quot;HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion&quot;</span> &amp;_  
                        <span style="color: #800000;">&quot;\Policies\System\DisableRegistryTools&quot;</span>,question,<span style="color: #800000;">&quot;REG_DWORD&quot;</span>  
&nbsp;
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> question=1 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>  
   MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Registry Editor di blok.&quot;</span>,VbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Blok&quot;</span>  
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>  
   <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> question=0 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>  
      Msgbox <span style="color: #800000;">&quot;Registry Editor di buka.&quot;</span>,VbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Buka&quot;</span>  
      my_reg.RegDelete <span style="color: #800000;">&quot;HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion&quot;</span> &amp;_  
                                <span style="color: #800000;">&quot;\Policies\System\DisableRegistryTools&quot;</span>  
   <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>  
      Msgbox <span style="color: #800000;">&quot;Masukan angka 1 dan 0 saja!&quot;</span>,VbInformation, <span style="color: #800000;">&quot;Salah input&quot;</span>  
      atur_regedit()  
   <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>  
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>  
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></div></div>

</li>
<li>Save code itu dengan klik menu <strong>File</strong> -&gt; <strong>Save, </strong>beri nama <code>atur regedit.vbs</code> (bisa anda beri nama anda sendiri tapi ekstensi harus <code>.vbs</code>), pilih <strong>All Files</strong> di pilihan <strong>Save as type</strong> lalu klik tombol <strong>Save</strong>. Jangan lupa arahkan ke folder yang anda ingat.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1197" title="Simpan script" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs1.jpg" alt="Simpan script" width="308" height="66" /></li>
<li>Masuk ke folder dimana anda menyimpan script tersebut, lalu klik ganda file <em>script</em> tadi, kalau dalam kasus saya, saya simpan dengan nama <code>atur regedit.vbs</code>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1198" title="Klik ganda atur regedit.vbs" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs2.jpg" alt="Klik ganda atur regedit.vbs" width="165" height="68" /></li>
<li>Lalu akan muncul aplikasi hasil interpreter script yang barusan kita buat tadi.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1199" title="Hasil" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs3.jpg" alt="Hasil" width="308" height="137" /></li>
<li>Nah, untuk membuka anda tinggal isi dengan angka <code>0</code> lalu klik tombol <strong>OK</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1200" title="Regedit di buka" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs4.jpg" alt="Regedit di buka" width="192" height="132" /></li>
<li>Dan jika anda memberi angka 1 maka Regedit akan terblok.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1201" title="Regedit terblok" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs5.jpg" alt="Regedit terblok" width="189" height="132" /></li>
<li>Untuk memastikan apakah kita berhasil memblok Registry Editor, buka aja melalui <strong>Start</strong> -&gt; <strong>Run</strong>, ketik <code>regedit</code> lalu tekan <strong>Enter</strong>, jika anda mendapat pesan kesalahan berarti <em>script</em> tersebut sudah berhasil.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1202" title="Pesan kesalahan" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/04/regvbs6.jpg" alt="Pesan kesalahan" width="308" height="114" /></li>
</ol>
<p>Selamat mencoba dan semoga bermanfaat bagi rekan-rekan.</p>
<ol></ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/mengatur-regedit-melalui-visual-basic-script/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fungsi Apakah Ada?</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/fungsi-apakah-ada/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/fungsi-apakah-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 23:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Function]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic 6]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1114</guid>
		<description><![CDATA[Dalam setiap project Visual Basic saya yang bersentuhan dengan database object, saya sering memeriksa apakah data yang akan saya tulis atau baca sudah ada di dalam database. Memang ada beberapa teman-teman sesama programmer saya yang sedikit tidak setuju dengan cara saya ini, hal ini di karenakan setiap saya memeriksa record yang ada, tentu saya akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1115" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/ap_ada.jpg" alt="" width="254" height="104" />Dalam setiap <em>project</em> Visual Basic saya yang bersentuhan dengan <em>database object</em>, saya sering memeriksa apakah data yang akan saya tulis atau baca sudah ada di dalam database. Memang ada beberapa teman-teman sesama programmer saya yang sedikit tidak setuju dengan cara saya ini, hal ini di karenakan setiap saya memeriksa record yang ada, tentu saya akan menggunakan tambahan bandwith dalam operasi saya, juga akan &#8216;nambah-nambahi&#8217; pembuatan <em>function</em> saja.<span id="more-1114"></span></p>
<p>Ada beberapa event yang membuat saya menggunakan pemeriksaan ini, biasanya adalah dalam event <em>Save</em> dan baca record. Jika saya akan save, sebuah record dengan unique id, saya akan memeriksa apakah unique id ini sudah ada di database atau belum, jika sudah ada tentu saya akan &#8216;melempar&#8217; hasilnya menjadi sebuah message box dan jika belum ada, akan saya teruskan <em>procedure</em> penyimpanannya. Untuk event baca record juga begitu, jika record dengan unique id yang saya maksud tidak ada maka saya akan memberitahu user dan jika ada maka <em>procedure</em> baca akan di teruskan.</p>
<p>Dan saya selalu membuat satu <strong>Public Function</strong> untuk ini, jadi saya tinggal memanggilnya dimana pun saya berada di <em>project</em> tersebut, function tersebut saya taruh di satu <em>module</em>. Function ini bertipe Boolean, jadi dalam penggunaannya nanti akan memudahkan saya, tinggal saya mengecek apakah hasilnya <em>true</em> atau <em>false</em>. Dan berikut function yang saya namakan Function apakah ada.</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Public</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Function</span> apakah_ada(<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">ByVal</span> sTable <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>, <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">ByVal</span> sField <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>, <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">ByVal</span> sStr <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>, <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Optional</span> isNum <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">Boolean</span>) <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">Boolean</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> rs_apa_ada <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">New</span> ADODB.Recordset
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">On</span> <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Error</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">GoTo</span> apakah_ada_Error
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> rs_apa_ada
    .CursorLocation = adUseClient
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> isNum = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">True</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> <span style="color: #800000;">&quot;SELECT * FROM &quot;</span> &amp; sTable &amp; <span style="color: #800000;">&quot; WHERE &quot;</span> &amp; sField &amp; <span style="color: #800000;">&quot; = &quot;</span> &amp; sStr, myconn, adOpenStatic, adLockReadOnly
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> <span style="color: #800000;">&quot;SELECT * FROM &quot;</span> &amp; sTable &amp; <span style="color: #800000;">&quot; WHERE &quot;</span> &amp; sField &amp; <span style="color: #800000;">&quot; = '&quot;</span> &amp; sStr &amp; <span style="color: #800000;">&quot;'&quot;</span>, myconn, adOpenStatic, adLockReadOnly
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> .RecordCount &lt;= 0 <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span>
    apakah_ada = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">False</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Else</span>
    apakah_ada = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">True</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span>
.<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Close</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> rs_apa_ada = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>
&nbsp;
<span style="color: #008000;">'___________________________________________________________
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">On</span> <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Error</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">GoTo</span> 0
<span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Exit</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Function</span>
&nbsp;
apakah_ada_Error:
    MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Ada Kesalahan ! &quot;</span> &amp; vbCrLf &amp; <span style="color: #800000;">&quot;Nomor Kesalahan : &quot;</span> &amp; Err.Number &amp; vbCrLf &amp; <span style="color: #800000;">&quot;Deskripsi : &quot;</span> &amp; Err.Description &amp; vbCrLf &amp; <span style="color: #800000;">&quot;Di prosedur apakah_ada dalam modul mdlfungsi_aplikasi&quot;</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Function</span></pre></div></div>

<p>Misal saya akan memeriksa apakah kode barang yang akan saya masukan sudah ada, maka untuk penggunaan function ini adalah sebagai berikut:</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #008000;">'/cek apakah ada ada kode barang yang dimasukkan
</span><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">If</span> apakah_ada(<span style="color: #800000;">&quot;tbl_data_induk_barang&quot;</span>, <span style="color: #800000;">&quot;kode_barang&quot;</span>, kode_barang, <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">False</span>) = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">False</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">Then</span> MsgBox <span style="color: #800000;">&quot;Kode barang: &quot;</span> &amp; kode_barang &amp; <span style="color: #800000;">&quot; tidak ditemukan!&quot;</span>, vbExclamation, <span style="color: #800000;">&quot;Tidak Ditemukan&quot;</span>: <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Exit</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></div></div>

<p>Semoga sedikit bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/fungsi-apakah-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tengahkan Form Anda</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/tengahkan-form-anda/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/tengahkan-form-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 23:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Function]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic 6]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=1069</guid>
		<description><![CDATA[Secara default, ketika kita mencoba membuat form di Visual Basic 6 dan menjalankannya, maka form itu akan terbuka secara sembarangan, biasanya di sebelah kiri pojok atas. Jika kita membuat aplikasi dengan profesional looking, tentu hal ini tidak bagus. Kita harus mengaturnya dengan letak yang baik, tepat di tengah layar misalnya. Nah di artikel ini saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1070" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/03/c_form.jpg" alt="" width="211" height="196" />Secara default, ketika kita mencoba membuat form di Visual Basic 6 dan menjalankannya, maka form itu akan terbuka secara sembarangan, biasanya di sebelah kiri pojok atas. Jika kita membuat aplikasi dengan profesional looking, tentu hal ini tidak bagus. Kita harus mengaturnya dengan letak yang baik, tepat di tengah layar misalnya. Nah di artikel ini saya akan berbagai satu <em>function</em> yang akan membuat form kita terbuka tepat di tengah layar. <em>Function</em> ini sangat sederhana, kita akan menggerakan form ini ke koordinat tengah layar.<span id="more-1069"></span></p>
<p>Logika dari <em>function</em> ini adalah mengambil lebar layar dikurangi dengan lebar form nya lalu di bagi 2. Tentu hal akan membuat sudut kiri form akan di letakan dimana &#8216;sisa&#8217; space kosong sebelah kiri dan kanan form akan memiliki lebar yang sama. Untuk tinggi form juga akan di gerakan dengan perhitungan yang sama.</p>
<p>Nah, berikut adalah <em>function</em> bentuk jadinya.</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> TengahkanPersis(f <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> Form)
<span style="color: #008000;">' Tengahkan form yang anda maksud
</span>f.Move (Screen.Width - f.Width) \ 2, ((Screen.Height - (f.Height)) \ 2)
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></div></div>

<p>Untuk menggunakan form itu, letakan di prosedur <code>Form_Load</code>. Jadi begitu form terbuka, <em>function</em> <code>TengahkanPersis</code> akan di panggil dan akan meletakan form anda di tengah-tengah layar. Berikut contoh pemanggilan <em>function</em> ini.</p>

<div class="wp_syntax"><div class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Private</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> Form_Load()
<span style="color: #008000;">'/tengahkan form
</span>TengahkanPersis Me
<span style="color: #008000;">'/baris berikut isi dengan function yang lain.
</span><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></div></div>

<p>Semoga artikel ini bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/tengahkan-form-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meneliti Kesalahan Perintah SQL</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/meneliti-kesalahan-perintah-sql/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/meneliti-kesalahan-perintah-sql/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 23:51:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[cek perintah SQL]]></category>
		<category><![CDATA[SQL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=931</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda seorang programmer, tentu melakukan kesalahan penulisan tidak hal yang asing lagi. Kesalahan yang sering saya lakukan adalah ketika menuliskan baris-baru perintah SQL.  Dan jika ada kesalahan penulisan di baris string SQL yang sederhana sih, mungkin tidak menjadi masalah besar tetapi begitu perintah SQL nya kompleks tentu itu bukan pekerjaan yang mudah untuk meneliti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-932" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/err_sql.jpg" alt="" width="307" height="104" />Jika anda seorang programmer, tentu melakukan kesalahan penulisan tidak hal yang asing lagi. Kesalahan yang sering saya lakukan adalah ketika menuliskan baris-baru perintah SQL.  Dan jika ada kesalahan penulisan di baris string SQL yang sederhana sih, mungkin tidak menjadi masalah besar tetapi begitu perintah SQL nya kompleks tentu itu bukan pekerjaan yang mudah untuk meneliti letak kesalahannya. Dalam kasus ini saya menggunakan <a href="http://www.mysql.com">MySQL</a> sebagai tulang punggung aplikasi saya.<span id="more-931"></span></p>
<p>Dan saya tahu setiap programmer mempunyai caranya sendiri-sendiri untuk <em>trace</em> kesalahan tersebut. Kalau saya pada intinya, setiap <em>string</em> SQL saya selalu letakan di sebuah variable dan variable inilah nantinya yang saya manipulasi melalui <strong>Immediate Window</strong>-nya Visual Basic.</p>
<p>Misalnya saya akan membuka data yang saya inginkan melalui satu <em>procedure</em> ini:</p>

<div class="wp_syntax"><table><tr><td class="line_numbers"><pre>1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
</pre></td><td class="code"><pre class="vb" style="font-family:monospace;"><span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Private</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span> refresh_grid()
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> rs_grid <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">New</span> ADODB.Recordset
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> kode_pos <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Dim</span> str_open <span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">As</span> <span style="color: #F660AB; font-weight: bold;">String</span>
<span style="color: #008000;">'/set kode bengkel
</span>kode_pos = Trim(lbl_kode_pos.Caption)
<span style="color: #008000;">'/set string
</span>str_open = <span style="color: #800000;">&quot;SELECT spos.pos_id, spos.kode_barang, mb.nama_barang, mb.satuan, spos.jumlah, spos.harga_jual, (spos.jumlah*spos.harga_jual) AS sub_total &quot;</span>
str_open = str_open &amp; <span style="color: #800000;">&quot;FROM tbl_sub_pos AS spos INNER JOIN tbl_data_induk_barang AS mb ON spos.kode_barang=mb.kode_barang &quot;</span>
str_open = str_open &amp; <span style="color: #800000;">&quot;WHERE spos.kode_pos='&quot;</span> &amp; kode_pos &amp; <span style="color: #800000;">&quot;'&quot;</span>
<span style="color: #008000;">'/buka recordset
</span><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> rs_grid
    .CursorLocation = adUseClient
    .<span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Open</span> str_open, myconn, adOpenStatic, adLockReadOnly
    .Requery
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #008000;">'/isi grid
</span><span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span> grid_pos
    .DataSource = rs_grid
    .ReBind
    .Refresh
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">With</span>
<span style="color: #008000;">'/jumlahkan sub total
</span>jumlahkan_sub_total
<span style="color: #008000;">'/hapus memory
</span><span style="color: #151B8D; font-weight: bold;">Set</span> rs_grid = <span style="color: #00C2FF; font-weight: bold;">Nothing</span>
<span style="color: #8D38C9; font-weight: bold;">End</span> <span style="color: #E56717; font-weight: bold;">Sub</span></pre></td></tr></table></div>

<p>Dan jika terjadi kesalahan langkah berikut yang saya ambil:</p>
<ol>
<li>Saya sekali lagi selalu meletakan string SQL saya ke sebuah variable dan tidak langsung di buka di dalam blok pembukaan <em>recordset</em>. Misalnya: <code>rs_grid.Open "SELECT mb.kode_barang FROM tbl_master_barang"</code>. Karena jika terjadi kesalahan akan susah melacaknya di Immediate Window.</li>
<li>Jika ketika anda me-run coding anda dan anda di beritahukan ada kesalahan dari SQL anda, maka klik tombol <strong>Debug</strong>.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-933" title="pesan kesalahan" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/err_sql1.jpg" alt="pesan kesalahan" width="367" height="200" /></li>
<li>Maka anda akan &#8216;dikembalikan&#8217; ke layar Visual Basic anda dan Visual basic akan menunjukkan letak baris kesalahan,<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-934" title="letak kesalahan" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/err_sql2.jpg" alt="letak kesalahan" width="400" height="72" /><br />
lalu secara otomatis <strong>Immediate Window</strong> akan muncul, lalu di <strong>Immediate Window </strong>ketikkan <code>?nama_variable_sql</code>. Jadi misalnya string SQL saya tampung di variable str_open, maka saya ketik <code>?str_open</code> untuk melihat isi dari variable tersebut.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-935" title="Immediate Window" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/err_sql3.jpg" alt="Immediate Window" width="404" height="69" /></li>
<li>Dan langkah berikutnya yang saya ambil adalah meng-<em>copy</em> seluruh baris SQL tersebut dan saya <em>paste</em> ke <a href="http://dev.mysql.com/downloads/gui-tools/5.0.html">SQL editor kesayangan</a> saya.<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-936" title="MySQL Query Browser" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/err_sql4.jpg" alt="MySQL Query Browser" width="410" height="120" /></li>
<li>DI <strong>MySQL Query Browser</strong> saya akan terbantu karena Query Browser akan membedakan antara string, sintaks dasar, dll sehingga saya jauh lebih terbantu untuk menemukan kesalahan SQL saya. Dan jika kesalahan sudah saya temukan, maka akan saya benahi di Visual Basic saya.</li>
</ol>
<p>Nah, kira-kira apa langkah yang biasa anda lakukan jika terjadi kesalahan di baris SQL anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/meneliti-kesalahan-perintah-sql/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perpustakaan Connection Strings</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/perpustakaan-connection-strings/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/perpustakaan-connection-strings/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 13:43:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aplikasi Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Visual Basic]]></category>
		<category><![CDATA[Connection string]]></category>
		<category><![CDATA[database programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=896</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda seorang programmer database, tentu istilah connection string sudah bukan hal yang asing lagi. Ya, dengan sebaris teks yang dibaca aja udah bikin pusing ini, kita dapat melakukan koneksi ke database server kita. Karena saya selalu menggunakan Visual Basic sebagai andalan saya di samping PHP tentu saya harus menuliskan connection string ke database server [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-897" style="margin: 4px;" src="http://www.edisusanto.com/wp-content/uploads/2009/02/conn_str.jpg" alt="" width="362" height="45" />Jika anda seorang programmer database, tentu istilah connection string sudah bukan hal yang asing lagi. Ya, dengan sebaris teks yang dibaca aja udah bikin pusing ini, kita dapat melakukan <a href="http://www.edisusanto.com/koneksi-visual-basic-6-ke-mysql/">koneksi</a> ke database server kita. Karena saya selalu menggunakan Visual Basic sebagai andalan saya di samping PHP tentu saya harus menuliskan connection string ke database <a href="http://www.edisusanto.com/database-gratis-buat-kita/">server kesayangan</a> saya yaitu MySQL (yang keliatannya akan selingkuh ke Oracle XE).<span id="more-896"></span></p>
<p>Seperti ketika saya akan  membuat koneksi ke MySQL dengan connector ODBC versi 5.1 ini, saya harus menuliskan:</p>
<p><code>str_conn = "DRIVER={MySQL ODBC 5.1 Driver};SERVER=" &amp; db_server &amp; ";DATABASE=" &amp; db_name &amp; ";UID=" &amp; db_user &amp; ";PWD=" &amp; db_pass &amp; ";PORT=" &amp; db_port &amp; ";OPTION=3"</code></p>
<p>Dan ketika anda membuatnya dengan VB.NET misalnya string itu harus di ubah lagi karena disarankan tidak memakai ODBC lagi di lingungan .NET <em>programming</em>. Atau singkat kata setiap ada perubahan dengan connector nya atau database server tentu akan berubah pula <em>connection string</em>-nya.</p>
<p>Sering kali saya bingung, harus kemana dulu mencari-nya, melihat dokumen dari database server atau connector tentu menjadi hal yang baik, tetapi anda harus melihat satu-persatu atau mencari-nya dulu secara teliti.</p>
<p>Saya sarankan jika anda mengalami hal yang sama, kunjungi saja <a href="http://connectionstrings.com/">situs satu ini</a>. Seperti ketika saya mencari <a href="http://connectionstrings.com/mysql">connection string untuk MySQL</a>, saya dengan mudah bisa menemukannya.</p>
<p>Semoga membantu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/perpustakaan-connection-strings/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

