<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Edi Susanto dot Com &#187; Dunia Kucing</title>
	<atom:link href="http://www.edisusanto.com/category/dunia-kucing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.edisusanto.com</link>
	<description>Ruang-ku Untuk Berbagi Cerita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Dec 2011 22:53:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pemberian Cat Food Untuk Si Cimot</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/pemberian-cat-food-untuk-si-cimot/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/pemberian-cat-food-untuk-si-cimot/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 04:52:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Cat Food]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mengurus kucing baru saya selama 3 minggu ini, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan untuk mengurus kucing dengan benar. Berbekal ilmu dari para senior di KP dan KK, akhirnya dari cara pemberian pakan, jenisnya, bagaimana merawat kandangnya, bagaimana groomingnya secara perlahan pun saya sudah melakukannya dengan benar meskipun belum mahir. Hari ini saya melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah mengurus <a href="http://www.edisusanto.com/beli-seekor-kucing/">kucing baru</a> saya selama 3 minggu ini, banyak sekali ilmu yang saya dapatkan untuk mengurus kucing dengan benar. Berbekal ilmu dari para senior di <a href="http://kittenspark.com/" target="_blank">KP</a> dan <a href="http://www.kucingkita.com" target="_blank">KK</a>, akhirnya dari cara pemberian pakan, jenisnya, bagaimana merawat kandangnya, bagaimana <em>grooming</em>nya secara perlahan pun saya sudah melakukannya dengan benar meskipun belum mahir.<span id="more-196"></span></p>
<p>Hari ini saya melihat ada satu website bagus tentang hewan yaitu <a href="http://carejogja.org" target="_blank">Jogja Care</a>, mereka ini mengurus hewan-hewan yang terbuang, sungguh mulia&#8230; Selain itu mereka juga menyediakan informasi-informasi yang bagus tentang merawat hewan, termasuk kucing. Di salah satu artikelnya yang berjudul <a href="http://carejogja.org/portal/content/view/50/32/lang,id/" target="_blank">Manajemen Kesehatan Kucing</a>, ada satu kalimat yang menarik yaitu &#8220;<span class="body_outer">Kebanyakan kucing dengan kondisi dan sifat alamiahnya cenderung lebih suka diberikan makan secara ad libitum&#8221;.</span></p>
<p>Dengan katrok, saya-pun langsung ngga ngerti arti dari ad libitum ini. Setelah cari sana-sini ada satu kalimat yang bisa menjelasakan pada saya di <a href="http://www.answers.com/topic/ad-libitum" target="_blank">Answer.com</a>.  Menurut Answer.com, ad libitum adalah:</p>
<div class="content">
<blockquote>
<div class="DsAndEntryName"><a class="tabTitle" href="http://www.answers.com/library/Veterinary%20Dictionary-cid-933"><span class="tabTitle">Veterinary Dictionary:</span></a> <span class="hw">ad libitum</span></div>
<p>Without restraint.</p>
<li><span class="shw">a. l. feeding</span> — food available at all times with the quantity and frequency of consumption being the free choice of the animal.</li>
</blockquote>
</div>
<div class="content">Ya, artinya saya pikir rekan-rekan sudah tahu yaitu menyediakan makanan kucing-nya secara bebas dan terus menerus sampai kucing itu berhenti sendiri. Karena menurut dari apa yang saya baca di Jogja Care, kucing akan berhenti makan jika dirasa sudah cukup.</div>
<div class="content"></div>
<div class="content">Nah jika teman-teman juga bingung kaya saya tentang arti <strong>ad libitum</strong> itu, ternyata artinya kaya itu hehehe&#8230; maaf jika saya terlalu katrok&#8230;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/pemberian-cat-food-untuk-si-cimot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Kitten-ku Sembuh</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/akhirnya-kitten-ku-sembuh/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/akhirnya-kitten-ku-sembuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 23:06:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[kucing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membeli seekor anak kucing/kitten jenis mix Angora + Lokal dari pasar ngasem dan membawanya pulang, ternyata kitten itu kena penyakit. Mogok makan, sering muntah dan badannya lemas. Langsung deh, setelah tanya di forum KP, saya mendapat kejelasan tentang nasib kitten itu. Saya dianjurkan untuk menghubungi dokter hewan untuk memastikan penyakitnya. Setelah hari kamis yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a href="http://www.edisusanto.com/beli-seekor-kucing/">membeli seekor anak kucing/kitten</a> jenis mix Angora + Lokal dari pasar ngasem dan membawanya pulang, ternyata kitten itu kena penyakit. Mogok makan, sering muntah dan badannya lemas. Langsung deh, setelah tanya di <a href="http://kittenspark.com/forum/index.php" target="_blank">forum KP</a>, saya mendapat kejelasan tentang nasib kitten itu.<span id="more-158"></span></p>
<p>Saya dianjurkan untuk menghubungi dokter hewan untuk memastikan penyakitnya. Setelah hari kamis yang lalu saya memanggil drh.Andreas (baik deh orangnya), beliau mengatakan bahwa si mpus ini kemungkinan kena virus di pasar ngasem itu. Waduh sedih sekali, lalu drh.Andreas menyuntik si cimot dua kali di kakinya. Suntikan pertama untuk anti muntah dan suntikan kedua untuk anti biotik. Dan ngga lupa si cimot sekalian di deworm alias di obat cacing.</p>
<p>Setelah sehari disuntik, si cimot mulai mau memakan makanan dry food yang saya sediakan. Saya sempet kuatir karena paginya itu si cimot ngejar seekor capung lalu memakannya, drh.Andreas mengatakan kalau bisa lain kali jika melihat di makan kecoa atau capung begitu langsung dilarang, karena kita ngga tau parasit atau virus apa yang nanti ditularkan oleh mereka.</p>
<p>Dari hari ini, si cimot sudah makan dengan lahap sekali dan nanti sore si cimot harus kembali di suntik anti biotik yang kedua. Moga-moga si cimot bisa betul-betul sembuh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/akhirnya-kitten-ku-sembuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beli Seekor Kucing</title>
		<link>http://www.edisusanto.com/beli-seekor-kucing/</link>
		<comments>http://www.edisusanto.com/beli-seekor-kucing/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 23:43:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bart. Edi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[My Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.edisusanto.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Tiga hari yang lalu, anak saya membawa seekor kucing kampung yang terlihat kurang terawat dari kampung sekitar, ya umurnya sekitar 7-8 bulan. Meskipun baru berumur 4 tahun, anak saya sudah senang sekali menggendong pulang kucing dan dibawa kerumah. Ya&#8230; kali turunanan dari saya hehehe, karena saya juga seorang pecinta berat kucing. Setelah kemarin membawa kucing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 5px; float: left;" src="http://farm4.static.flickr.com/3146/2626891382_9f10d31e4e_m.jpg" alt="" />Tiga hari yang lalu, anak saya membawa seekor kucing kampung yang terlihat kurang terawat dari kampung sekitar, ya umurnya sekitar 7-8 bulan. Meskipun baru berumur 4 tahun, anak saya sudah senang sekali menggendong pulang kucing dan dibawa kerumah. Ya&#8230; kali turunanan dari saya hehehe, karena saya juga seorang pecinta berat kucing.<span id="more-156"></span></p>
<p>Setelah kemarin membawa kucing yang keliatannya dia suka sekali, akhirnya kucing itu dirumah 2 hari dan dikandang. Tapi karena itu adalah kucing liar yang ngga biasa dikurung, dikandang kucing itu teriak-teriak terus (kalau diterjemahin sih kali dia teriak &#8220;Lepasin aku&#8230; bosen&#8230;&#8221; <img src='http://www.edisusanto.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ). Padahal udah ke-supermaket beli perlengkapan melihara kucing, dari makanan, litter box dan shampoo nya (kali yang ini beli di pet shop di Jl.Sagan itu).</p>
<p>Akhirnya kucing itu saya lepas juga karena ngga kuat teriak-teriaknya itu lho, kucing itu dilepas jam 11 malam ketika anak saya sudah dibuai sama mimpinya. Lalu jam 6 pagi, ketika anak saya bangun dan ngga melihat kucing itu dikandang, giliran anak saya yang teriak-teriak dan nangis ngga berhenti-berhenti. Akhirnya istri saya bilang udah beli aja kucing di Pasar Ngasem sana yang murah. Nah, ini dia dapet angin segar karena dari dulu saya pingin banget beli kucing ras terutama persia. Tapi karena persia pasti diatas 1jt, ya akhirnya pilihan jatuh dilevel bawahnya yaitu kucing ras Angora.</p>
<p>Akhirnya kesana, dan setelah puter-puter dapat juga kucing dengan tiga warna jenis Angora (Saya belinya di <a href="http://www.edisusanto.com/seorang-penjual-yang-hebat/">penjual yang sama</a> dengan waktu beli anak anjing buat adik saya). Harga yang diminta 450 ribu, ya sebetulnya sih udah murah kalau di petshop bisa masuk ke harga 800-1jt. Tapi bagi saya 450 ribu juga mahal, abis baru bokek hehehe. Akhirnya setelah adu otot leher dan saraf, harga disepakati 150 ribu. Murah ngga ya? Anak kucing itu ya sekitar umur 3-4 bulan.</p>
<p>Setelah di&#8217;bungkus&#8217; pakai dus (abis ngga kuat beli kandang carrier), kucing itu saya bawa ke rumah (ya iyalah masa mau dibawa ke rumah temennya&#8230;). Ketika dos itu dibuka, waduh anak saya sampai teriak-teriak gembira ngga abis-abis. Saking senengnya sore sampai malam itu anak saya main terus-terusan ama anak kucing itu. Sampai mama-nya bilang &#8220;Udah berhenti dulu, kucingnya ama kamu sama-sama capeknya&#8221; akhirnya anak saya juga nurut dan berhenti bermain dengan kucing itu.</p>
<p>Cuman, ini anak kucingnya ngga mau makan makanan kering yang saya belikan di supermaket itu (padahal juga belinya khusus untuk kitten). Setelah tanya ke <a href="http://www.kittenspark.com/forum/index.php" target="_blank">forum kucing</a> (eh ini forum hebat lho ada membernya yang dr hewan), akhirnya saya beli lagi makanan kitten merk Pro Plan (ngga promosi lho) di petshop La Barong. Karena takut ngga cocok, saya beli yang 1 lbs dulu harganya Rp.22.000 (murah ngga sih?) ama Whiskas yang basah dengan rasa Tuna (padahal saya makan Tuna aja 4 bulan yang lalu hehehe).</p>
<p><img src="http://farm4.static.flickr.com/3102/2626073507_42e5c66862.jpg?v=0" alt="" /></p>
<p>Waktu Pro Plan nya disajikan si kucing cuman mengendus-endus dan cuman makan satu aja, waduh bingung ini mau dikasi apa lagi, lalu saya kasi makan Whiskas yang wet itu, akhirnya kucing itu mau makan sekitar 5-6 gigitan. Ya ngga papalah&#8230; Pagi ini saya coba kasi lagi Pro Plan nya, dia tetep ngga mau, saya kasi air hangat biar empuk juga tetep ngga mau.</p>
<p>Mungkin bener kata si penjual La Barong itu, kalau kitten/kucing yang dibawa ke rumah pertama kali, biasanya dia mogok makan dulu 1-2 hari, ya coba saya tunggu 2 hari sambil terus kasi makan ke-si kucing. Kalau makanan sisa-nya daripada dibuang, saya taruh didepan rumah langsung kucing kampung itu berebutan makan jadi ngga sia-sia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.edisusanto.com/beli-seekor-kucing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

