Bagaimana Persiapan Kita Menghadapi Kenaikan BBM?

Seminggu yang lalu saya sudah mendengar tentang rencana pemerintah untuk mengeksekusi scenario mereka yang terakhir untuk masalah BBM, yaitu menaikkan harga jual nya dimasyarakat. Pertama kali saya mendengar sih langsung membuat bulu kuduk merinding dan sambil menerawang bagaimana nih menghadapinya.

Saya-pun teringat kejadian di tahun 2005 ketika harga bensin menjadi sangat tinggi dari harga besin 2000an (persisnya lupa, lha wong naik terus), sampai menjadi 4.500 yang umurnya tinggal sesaat lagi ini. Waktu itu semua harga naik nya luar biasa dan seperti masalah yang timbul pun tidak kalah banyaknya. Akhirnya kita pun bisa melewatinya.

Dan saya pun berusaha mengingat-ingat apa ya langkah saya waktu itu? Ya, pasti yang ingat hanya menghemat aja. Dan daya beli kita pun pasti jeblok. Bagaimana dengan yang kali ini? Setelah berselang 3 tahun, harga bensin pun naik tak terkira lagi, kalau saya dengar dari TV sih menjadi sekitar 6.000-6.500 yang berarti harga besin akan naik sekitar 1.500-2.000 rupiah per liter-nya. Tentu kenaikan harga yang sangat tinggi bagi kita.

Langkah kongkret yang saya ambil untuk berhemat:
1. Kurangi makan diluar rumah, carilah alternative makanan yang sama-sama bergizinya tetapi dengan harga yang lebih murah. Karena biasa makan memakan anggaran rumah tangga kita dengan porsi besar. Dan belajarlah masak sendiriā€¦
2. Hemat listrik. Kurangi alat listrik yang kurang berguna. Atau kurangi frekuensi penggunaanya. Seperti AC, manfaatkan jendela atau modifikasi rumah anda sehingga aliran udara bisa masuk dengan lancar. Ganti lampu anda dengan lampu hemat energi. Ganti monitor tua anda (jika masih memakainya) dengan LCD yang lebih hemat listrik.
3. Kurangi kegiatan pergi jalan-jalan. Jalan-jalan memang sangat perlu untuk mengurangi kesuntukan di rumah. Jangan hilangkan, kurangi saja frekuensi-nya. Karena jalan keluar itu akan memakan bensin dan kalau sudah di mal, tentu godaan kedua akan datang, yaitu belanja barang yang tidak perlu. Bensin pun akan lebih boros jika anda terus keluar rumah.
4. Taruh uang anda di rekening anda selama anda bisa. Biasa orang pegang cash akan lebih boros dan biasakan tinggal credit card dan debet card anda di rumah, bawalah uang sesuai kebutuhan anda untuk membuat kita disiplin dalam mengeluarkan uang.
5. Berhenti berlangganan TV satelit, ini jumlahnya kecil tapi setahun bisa memakan uang saya sekitar Rp.2.000.000 dan itu tentu jumlah yang cukup besar buat saya.

Dan masih banyak langkah berhemat yang bisa kita ambil. Karena jika anda seorang karyawan, tentu gaji anda tidak akan naik ketika ada kenaikan harga BBM kan? Maka, langkah yang paling bisa anda lakukan, berhematlah! Dan apa langkah anda?

Artikel-artikel Yang Berhubungan Dengan Artikel Ini

3 Komentar

Passive Income | Edi Susanto dot Com  on May 12th, 2008

[…] beresiko gagal tinggi itu masih memungkinkan karena masih banyak waktu untuk menebus kesalahan itu. Apalagi BBM mau naik lagi, jadi sungai pendapatan harus diperbanyak juga. Jadi tunggu apa […]

Menghitung Masa Depan | Edi Susanto dot Com  on May 21st, 2008

[…] seperti sekarang ini, tentu sedikit banyak akan membuat bulu kuduk saya semakin merinding. Seperti kenaikan BBM yang sudah didepan mata dengan harga baru sebesar Rp.6.000, ancaman inflasi negara menjadi semakin […]

Satu Jam Lagi BBM Naik! | Edi Susanto dot Com  on May 23rd, 2008

[…] kenaikannya adalah 28,7%. Yah… hidup rakyat biasa termasuk saya ini semakin berat saja. Dan langkah-langkah penghematan yang saya rencanakan ternyata harus dilakukan seminggu lebih cepat daripada perkiraan […]

Berikan opini anda tentang artikel ini

CommentLuv badge